Kronologi Kawanan Anjing Liar Kelaparan Serang Bocah 8 Tahun di Cianjur

18 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Kawanan anjing liar menyerang seorang bocah berusia delapan tahun berinisial CS di Kampung Babakansirna, Desa Mekarjaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Peristiwa ini menyebabkan korban mengalami luka parah.

Warga kemudian melakukan aksi perburuan terhadap kawanan anjing liar. Hasilnya tujuh ekor anjing mati dibasmi warga.

Kepala Desa Mekarjaya, Ahmad Saepudin, mengungkapkan bahwa kawanan anjing yang dibasmi warga merupakan kawanan yang sebelumnya menyerang korban.

Ahmad menduga kuat bahwa hewan-hewan tersebut adalah anjing liar yang tidak terurus dan kelaparan, berbeda dengan anjing pemburu milik warga setempat yang biasanya terpelihara.

“Biasanya, kalau anjing yang dipelihara warga untuk berburu dirawat dan diberi makan. Sementara anjing-anjing itu diduga gerombolan yang kelaparan,” ujar Ahmad, Minggu (1/2/2026).

Meskipun diduga liar, pihak desa tetap melakukan pendataan melalui perangkat RT dan dusun untuk memastikan kepemilikan hewan di wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Saat ini, pemerintah desa telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Peternakan Kabupaten Cianjur untuk penanganan lebih lanjut.

“Pasca kejadian, kami juga menginstruksikan masyarakat di 38 RT agar menertibkan anjing-anjing liar, kecuali yang dipelihara dan dirawat selama tidak membahayakan masyarakat,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini bermula saat CS sedang dalam perjalanan pulang sekolah seorang diri menuju rumahnya di Kampung Babakansirna.

Saat itu, korban tengah membawa kantong plastik berisi makanan. Di tengah jalan, ia berpapasan dengan delapan ekor anjing yang sedang berkumpul.

Karena merasa takut, korban mencoba berlari. Namun, aksi tersebut justru memicu kawanan anjing untuk mengejar. Saat korban terjatuh, gerombolan anjing tersebut langsung menyerang dan mencabik tubuhnya.

Beruntung, warga yang melintas segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat.

Akibat kondisi luka yang cukup parah meliputi area kaki, paha, badan, tangan, hingga wajah CS harus dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner