56 Warga Kalibaru Keluhkan Pusing hingga Mual Usai Gas Kimia PT Vopak Diduga Bocor

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan warga Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, mengeluhkan mual, pusing, dan sesak napas. Keluhan tersebut muncul setelah asap oranye pekat keluar dari PT Vopak Indonesia, perusahaan penyimpanan bahan kimia.

"Ada 56 warga Kalibaru wilayah terdekat (PT Vopak), perbatasan Merak Gerogol berobat ke Puskesmas Pulomerak," ujar Kepala Puskesmas Pulomerak, Novita Ginting, Sabtu, (31/01/2026).

Novita belum bisa memastikan apakah puluhan warga itu terdampak kepulan asap oranye pekat atau tidak. Namun keluhan mereka sama, yakni sesak napas, pusing hingga mual.

Dari 56 warga yang diduga terdampak kepulan asap oranye dari PT Vopak Indonesia itu, terdiri dari 10 laki-laki, 3 anak, dan 43 perempuan.

"Mereka mengeluh pusing, mual, sesak napas. Kami tangani sesuai gejala, namun belum bisa dipastikan itu karena asap (dari PT Vopak) atau bukan," tuturnya.

Warga Diminta Pakai Masker

Meski kepulan asap warna oranye asal PT Vopak tak lagi terlihat, namun warga diminta tetap berhati-hati serta memakai masker, hingga kondisi dinyatakan aman.

Pemakaian masker dianggap mampu mencegah dampak terburuk dari kepulan asap dari PT Vopak yang keluar pada Sabtu siang, 31 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 Wib itu.

Kemudian, jika ada warga yang mengeluhkan penyakit tertentu, seperti mual, pusing hingga muntah, diharapkan segera datang ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis.

"Untuk saat ini masyarakat diimbau memakai masker dan berobat ke Puskesmas Pulomerak atau Grogol, jika merasakan gejala-gejala pusing, mual atau sesak nafas," jelasnya.

Walikota Cilegon Minta PT Vopak Data Korban

Sebelumnya, Walikota Cilegon, Robinsar yang datang ke PT Vopak menduga ada warga di sekitar lokasi pabrik yang mengalami sesak napas akibat kebocoran gas kimia.

"Kalau teknis lapangan (asap berwarna oranye) sudah clear, tidak ada apapun. Tetapi juga ini dampaknya, masyarakat bicara ada yang sesak napas, saya minta Vopak cepat turun," ujar Robinsar melalui potongan video, Sabtu, (31/01/2026).

Karena khawatir kondisi warganya, Robinsar memerintahkan PT Vopak untuk segera mendata kondisi dan kesehatan warga di sekitar lokasi pabrik.

"Didata masyarakat saya yang terdampak dan jadi evaluasi ke depan," terangnya.

Robinsar juga telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon untuk datang ke lokasi, memeriksa kadar kimia dan pengaruhnya terhadap kesehatan warga.

"Besok Tim LH juga akan turun untuk memastikan itu semua dan yang pasti keselamatan warga kami," jelasnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner