Praktik BBM Oplosan di Pringsewu Lampung Terbongkar, Pelaku Raup Omzet Miliaran

7 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Praktik penimbunan sekaligus pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar dan Pertalite di Kabupaten Pringsewu akhirnya terbongkar. Polisi menggerebek sebuah gudang yang menjadi pusat aktivitas ilegal tersebut dan mengamankan ribuan liter BBM oplosan.

Pengungkapan itu dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Pringsewu di sebuah gudang yang berada di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Jumat 10 April 2026.

Dalam operasi tersebut, polisi menangkap satu orang terduga pelaku bernama Iwan Waluyo (38). Dari lokasi, petugas juga menyita total 5.665 liter BBM berbagai jenis, yang terdiri dari Solar dan Pertalite oplosan.

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunus Saputra, mengatakan selain ribuan liter BBM, pihaknya turut mengamankan satu unit mobil dan mesin sedot yang digunakan dalam praktik ilegal tersebut.

“Total BBM yang diamankan sekitar 5.665 liter. Kami juga menyita kendaraan serta alat yang digunakan untuk menyedot dan mencampur BBM,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Dari hasil penyelidikan, praktik itu ternyata sudah berjalan cukup lama, yakni sekitar dua tahun. Pelaku menjalankan aksinya dengan mencampur Pertalite dengan minyak mentah sebelum dijual ke pasaran.

Minyak mentah tersebut didapat dari wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui perantara. Proses oplos dilakukan dengan perbandingan satu banding satu di dalam tandon kosong.

BBM hasil campuran kemudian dipasarkan melalui pertamini milik pelaku, serta didistribusikan ke sejumlah pertamini lain di wilayah Pringsewu.

“Selain dijual sendiri, BBM oplosan ini juga disuplai ke beberapa pertamini lain,” jelas Yunus.

Tak hanya Pertalite, pelaku juga memperjualbelikan Solar dengan modus berbeda. Ia membeli Solar bersubsidi dari sejumlah SPBU menggunakan mobil pribadi, lalu menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi.

"Dari bisnis ilegal ini, pelaku diperkirakan meraup omzet hingga Rp 2,5 miliar selama dua tahun beroperasi. Sementara keuntungan bersih yang diperoleh berkisar Rp 7,5 juta hingga Rp 8 juta per bulan," sebutnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner