Pesta Adat Adu Kerbau Toraja Utara Jadi Ajang Judi

10 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Polisi membongkar praktik perjudian yang diduga terjadi di arena adu kerbau (Ma'Pasilaga Tedong) saat rangkaian upacara adat Rambu Solo' di Lembang Saloso, Kecamatan Rantepao, Selasa (9/6/2026). Dalam operasi itu, polisi mengamankan empat pria yang diduga terlibat dalam aktivitas taruhan. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa uang tunai yang diduga digunakan sebagai taruhan.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara IPTU Ruxon mengatakan, pengungkapan berawal saat tim Resmob melaksanakan pengamanan di lokasi ritual adat Rambu Solo'. Di tengah kegiatan tersebut, petugas menemukan adanya dugaan praktik perjudian yang memanfaatkan arena adu kerbau.

"Saat melaksanakan pengamanan kegiatan adat Rambu Solo' Ma'Pasilaga Tedong, petugas menemukan adanya aktivitas taruhan yang dilakukan sejumlah oknum. Kegiatan adat yang seharusnya dijaga kemurniannya justru dimanfaatkan untuk melakukan perjudian," kata Ruxon, Jumat (12/6/2026).

Polisi mengamankan empat pria berinisial LL (24), JT (30), EM (22), dan SS (41). LL dan JT diketahui merupakan warga Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, sedangkan EM berasal dari Kecamatan Sangalla dan SS merupakan warga Lamunan, Kabupaten Tana Toraja.

Menurut Ruxon, para terduga pelaku kedapatan memasang taruhan setelah beberapa pasangan kerbau bertanding di arena Ma'Pasilaga Tedong.

"Setelah memperoleh informasi dan melakukan pemantauan di lokasi, tim bergerak cepat mengamankan para terduga pelaku yang diduga sedang melakukan taruhan uang di sekitar arena adu kerbau," ujarnya.

Dari tangan para terduga pelaku, polisi menyita uang tunai sebesar Rp 2,5 juta yang diduga digunakan sebagai taruhan. Uang tersebut terdiri dari 20 lembar pecahan Rp 100 ribu dan 10 lembar pecahan Rp 50 ribu.

"Barang bukti yang berhasil diamankan berupa uang tunai senilai Rp 2,5 juta yang diduga digunakan dalam aktivitas perjudian," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, keempat pelaku disebut bersikap kooperatif dan mengakui keterlibatan mereka dalam aktivitas tersebut.

"Dari hasil interogasi awal, para terduga pelaku mengakui perbuatannya. Selanjutnya mereka bersama barang bukti kami bawa ke Mapolres Toraja Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tutur Ruxon.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner