Liputan6.com, Jakarta - Tersangka pencabulan santriwati di Pati, Ashari (51) dipindahkan ke Rutan Polda Jateng. Pemindahan pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati ini dilakukan dengan alasan keamanan dan kelancaraan pengusutan kasus.
"Penahanan terhadap tersangka (Ashari) saat ini dilakukan penahanan di Polda Jawa Tengah. Alasannya untuk keamanan," ujar Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro pada Selasa (19/5/2026).
Pemindahan penahanan tersangka pencabulan yang sempat kabur dari kejaran polisi ini tidak akan mempengaruhi proses hukum yang berjalan. Kasus tersebut tetap ditangani secara profesional oleh penyidik Polresta Pati.
“Penyelidikan masih terus berkembang guna mengungkap seluruh fakta,” tegasnya.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sebanyak 17 saksi. Termasuk keluarga tersangka dan para santri, yang mengetahui aktivitas korban sebelum kejadian.
Selain keluarga tersangka, polisi juga telah meminta keterangan belasan saksi lainnya. Termasuk ahli pidana dan juga dokter visum yang memeriksa kondisi korban.
Korban Lapor Bertambah
Perkembangan terbaru, korban kekerasan seksual akibat kebejatan tersangka Ashari terus bertambah. Hingga Selasa (19/5/2026), Polresta Pati menerima laporan dari korban baru. Dengan demikian, jumlah korban yang telah melapor resmi ke polisi menjadi dua orang.
"Pada Kamis 14 Mei 2026, ada tambahan satu lagi korban yang mengadu di Polresta Pati terkait peristiwa di Ponpes Ndolo Kusumo. Saat ini korban sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," tutur Iswantoro.
AKP Iswantoro menjelaskan, terdapat satu korban lagi yang datang mengadu ke Polresta Pati. Karena itu, penyidik langsung melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap korban baru tersebut.
Menurut Iswantoro, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara rinci kronologi maupun dugaan peristiwa yang dialami korban.
“Saat ini korban sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” tukas Iswantoro.
Posko Masih Dibuka
Polisi masih mendalami hasil pemeriksaan sebelum menentukan penerapan pasal terhadap perkara tersebut. Semua keterangan korban menjadi bahan pertimbangan penyidik dalam proses penanganan perkara itu.
“Terkait penerapan pasal, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan pendalaman dari penyidik. Nanti akan dilihat seperti apa peristiwa yang dialami korban dan kapan kejadian itu terjadi,” jelasnya.
Iswantoro pun mempersilakan masyarakat maupun korban lain yang pernah mengalami dugaan peristiwa serupa di lingkungan pondok pesantren setempat, untuk melapor ke polisi.
"Polresta Pati telah membuka posko pengaduan khusus bagi para korban (pencabulan), " tukasnya.
Modus Pelaku
Sementara itu, pelaporan korban tambahan dalam perkara kekerasan seksual didampingi oleh tim Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (Aspirasi) bersama sejumlah pengacara.
Kedatangan korban ke Polresta Pati ini, merupakan tindak lanjut dari pembukaan posko pengaduan yang diinsiasi oleh pihak Aspirasi di Kecamatan Margoyoso Pati.
Penasihat Hukum korban, Burhanuddin mengatakan, korban merupakan pengikut lama tersangka pada tahun 2013 hingga 2014.
"Meski saat itu korban sudah berusia dewasa, namun jeratan doktrin "sam’an wa tha’atan" (mendengar dan taat) kepada guru membuat korban tak berkutik," ujar Burhanuddin.
Burhanuddin menyebut, bahwa doktrin kepatuhan terhadap guru memang selalu diterapkan tersangka terhadap hampir semua pengikutnya.
Gerakan Bersihkan Ponpes dari Aksi Cabul
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Presidium Aspirasi, Tomy Roisunnasih menambahkan, bahwa gerakan yang dilakukan Aspirasi ini sebagai bentuk pembersihan institusi pesantren dari oknum-oknum nakal.
Karena itu, Gus Tomy sapaan akrabnya, meminta publik tetap bijak dalam memandang institusi pesantren.
"Jangan sematkan stigma buruk pada pesantren karena ulah oknum. Kami berharap masyarakat ingat berapa banyak jasa pesantren untuk bangsa ini dan tokoh bangsa yang dilahirkan dari pesantren," pinta Gus Tomy.
Pihaknya juga mengajak korban-korban lain yang diperkirakan masih banyak untuk segera melapor. Sebab dari informasi dari tim kuasa hukum, diduga kuat total korban bisa mencapai puluhan orang.
Gus Tomy juga memberikan dorongan moral bagi para korban lain untuk berani bersuara. Sebab sikap diam para korban yang tidak melapor ke polisi, justru berpotensi meringankan hukuman pelaku atau bahkan membebaskannya.
Gus Tomy menyadari bahwa tantangan terberat bagi korban, yakni terkait kondisi psikologis. Terutama bagi mereka (korban) yang sudah berkeluarga karena terkait nama baik.

5 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6305862/original/079401700_1779180331-1002051070.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6304215/original/021200500_1779178646-screenshot_2026-05-18-22-13-58-253_com.instagram.android.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6303685/original/001981100_1779178200-1001270364.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6294632/original/077248900_1779169245-1001270435.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6287742/original/028695900_1779162470-651390.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6294600/original/088943200_1779169173-650659.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6249871/original/094299000_1779126144-b20d8e26-4783-4baf-b44a-a830a969accd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6239882/original/021457000_1779116511-1000785416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6233062/original/080525500_1779110135-IMG-20260518-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6231979/original/033997800_1779108999-649581.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6221599/original/042171800_1779098693-IMG_20260518_143258.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6146051/original/014423600_1779028732-bubur_ayam__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6052569/original/090885900_1778941645-1000081226.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6134139/original/043074900_1779017339-martabak_alam_baru__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6128109/original/055994700_1779011985-jajan_pasar_sahitya__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6120353/original/050125000_1779004936-643738.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4833195/original/004940800_1715823643-pokemon-768x434.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6038789/original/009487100_1778929279-1001262836.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481725/original/076455900_1769144109-buah_menu_mbg_ada_ulat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5054281/original/091903900_1734400455-Snapinsta.app_298532642_196822186005884_5156155504984034611_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488155/original/007442200_1769736510-kapolres_sleman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479383/original/084866000_1768976901-Kepala_Disdik_Jawa_Barat_Purwanto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476549/original/066831900_1768790747-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480057/original/036717300_1769013852-tambang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479924/original/058776200_1768996184-black_box_pesawat_ATR_42-500_berhasil_ditemukan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479687/original/018004900_1768985969-1000939277.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479210/original/048749100_1768970947-135047.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478863/original/039458700_1768954137-1000521557.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478685/original/093302100_1768911209-133906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477428/original/023110300_1768821051-217356.jpg)