Teror Bondet Sasar Rumah Debt Collector di Probolinggo

18 hours ago 8

Liputan6.com, Probolinggo - Keamanan warga Kota Probolinggo kembali terusik. Aksi teror pelemparan bom ikan atau bondet kembali terjadi, kali ini menyasar rumah seorang debt collector bernama Indra Kurniawan (40), di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran. Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (16/5/2026) tengah malam dan sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar.

​Berdasarkan rekaman (CCTV) di lokasi kejadian, aksi kriminal ini diduga kuat dilakukan oleh tiga orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor. Mereka berbagi peran secara rapi, di mana salah satu pelaku yang dibonceng menggunakan sepeda motor sport bertindak sebagai eksekutor pelemparan.

​"Kalau lihat dari CCTV, pelakunya tiga orang. Yang melempar itu dibonceng pakai motor sport. Saya juga tidak tahu apa motifnya," ujar Indra, Senin (18/5/2026)

​Ledakan bermula ketika bondet yang dilemparkan pelaku membentur pintu garasi rumah korban, lalu memantul ke aspal hingga akhirnya meledak dengan daya hancur yang cukup kuat.

​Indra yang saat itu tengah terlelap langsung terbangun akibat suara dentuman yang menggelegar. Saat bergegas keluar, ia mendapati kepulan asap tebal telah menyelimuti halaman rumahnya, sementara warga sekitar sudah berhamburan ke luar karena panik. Kerasnya suara ledakan bahkan terdengar hingga radius yang cukup jauh, membuat warga mengira telah terjadi ledakan berskala besar.

​Mendapat laporan warga, personel Polres Probolinggo Kota segera menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi mata.

​Piket Perwira Pengawas (Pawas) Polres Probolinggo Kota, Ipda Farouk Rahmad Hidayat, menegaskan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku.

​"Kami sudah melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Saat ini anggota kami sedang melakukan penyelidikan intensif dan pengejaran terhadap ketiga terduga pelaku," tegas Ipda Farouk.

​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi teror ini. Meski situasi di lokasi kejadian berangsur kondusif, rentetan teror bondet yang kerap berulang di wilayah Probolinggo ini menyisakan kecemasan dan kekhawatiran mendalam bagi warga setempat terkait jaminan keamanan mereka.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner