Liputan6.com, Berau - Sebuah video singkat yang direkam dari balik jendela pesawat mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat lubang tambang batu bara menganga lebar, nyaris berdampingan dengan aliran sungai berwarna kecokelatan. Banyak warganet terkejut sebab kedalaman tambang tampak lebih rendah dibanding permukaan sungai di sekitarnya.
Video tersebut diambil saat pesawat melintas di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tepatnya di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelay. Viralitas video itu memicu pertanyaan serius yakni seberapa aman jarak antara tambang terbuka dan sungai yang menjadi urat nadi kehidupan warga Berau?
Setelah video tersebut beredar luas, upaya penelusuran dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Investigasi dilakukan oleh Jaringan Penulis Alam (JPA), forum jurnalis lintas media yang fokus pada isu lingkungan dan tata kelola sumber daya alam, pada pekan kedua Januari 2025 lalu.
Liputan6.com, yang tergabung dalam jaringan tersebut, turut menjadi bagian dari proses investigasi lapangan.
Hasilnya, dokumentasi foto udara memperlihatkan kondisi yang mengkhawatirkan. Lubang tambang terbuka terlihat hanya dipisahkan oleh sebuah tanggul tanah yang sangat sempit dari aliran utama Sungai Kelay.
"Berdasarkan pengamatan, terutama dari foto udara yang diambil, jarak antara sungai dan lubang tambang tidak sampai 100 meter," kata Anjas Pratama, jurnalis di Kalimantan Timur usai melihat hasil foto udara.
Jarak kritis ini memunculkan tanda tanya besar soal keselamatan lingkungan dan warga di hilir sungai. Investigasi visual juga menunjukkan adanya jalur operasional kendaraan berat yang melintas tepat di punggungan tanggul.
Truk-truk besar pengangkut material tambang diduga rutin melintas di area yang seharusnya menjadi benteng terakhir antara lubang tambang dan sungai. Getaran berulang dan beban berat kendaraan di atas tanggul tersebut dinilai meningkatkan risiko ketidakstabilan struktur tanah. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu, tekanan air sungai bisa menjadi faktor pemicu kegagalan tanggul dalam waktu singkat.
Kedekatan ekstrem antara tambang dan sungai menciptakan risiko ganda. Di satu sisi, air sungai berpotensi mengintrusi area tambang dan menenggelamkan pit terbuka. Di sisi lain, jika tanggul runtuh, material tambang, termasuk tanah dan batu bara, dapat langsung mencemari Sungai Kelay.
"Dampaknya bukan sekadar pencemaran. Sungai Kelay merupakan jalur transportasi utama, sumber air baku, serta penopang ekosistem dan kehidupan masyarakat serta kampung-kampung di sepanjang alirannya. Runtuhnya tanggul bisa menyebabkan pendangkalan sungai, perubahan aliran air, hingga banjir besar yang berulang," tambah Anjas.
Temuan investigasi ini mengingatkan kembali pada tragedi jebolnya tanggul tambang sebuah perusahaan batu bara di Kecamatan Sambaliung pada Mei 2021. Lokasinya pun tak jauh dari lokasi investigasi ini. Saat itu, luapan Sungai Kelay menghancurkan tanggul perusahaan dan merendam pit tambang aktif.
Akibat kejadian tersebut, akses darat menuju Kampung Bena Baru terputus total. Warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi karena derasnya aliran air yang datang secara mendadak. Tidak ada sistem peringatan dini yang memberi alarm kepada masyarakat sebelum bencana terjadi.
Melihat kondisi terkini dari foto udara hasil investigasi ini, potensi kejadian serupa, bahkan dengan skala yang lebih besar, dinilai sangat mungkin terulang.
"Kedalaman lubang tambang yang terlihat dalam dokumentasi terbaru memperkuat kekhawatiran tersebut," kata Anjas.

6 days ago
16
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485855/original/098217400_1769565831-Pabrik_sandal_Swallow_terbakar__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485810/original/029404300_1769561690-Pabrik_sandal_Swallow_terbakar__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485809/original/018891000_1769561690-Pabrik_sandal_Swallow_terbakar.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485798/original/031691400_1769560540-Dampak_Gempa_di_Gunungkidul.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485796/original/005114300_1769560013-Warga_Bekasi_kehilangan_kambing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485783/original/064747100_1769555426-Aksi_sopir_angkutan_sampah_di_kantor_Wali_Kota_Bengkulu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485778/original/023618300_1769553619-Kapolres_Metro_Depok_Kombes_Abdul_Waras_memberikan_sepeda_motor_kepada_penjual_es_kue_jadul_Sudrajat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485777/original/055743200_1769552699-KPK_geledah_rumah_Ketua_PBSI_Madiun.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485603/original/069655400_1769514869-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_14.55.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485072/original/040541400_1769494130-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485623/original/093702000_1769516817-Screenshot_2026-01-27_184434.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485602/original/090066400_1769514836-JEMBATAN_BAILEY_JALAN_BANDARA_REMBELE_7.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485158/original/062118800_1769496289-1769493111352.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485469/original/048372600_1769507808-Screenshot_20260127_162454_Gallery.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485444/original/049768000_1769506767-Screenshot_2026-01-27_161936.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485237/original/042389900_1769499540-WhatsApp-Image-2026-01-27-at-15.44.46.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484952/original/070103700_1769489686-Gempa_guncang_Pacitan__2_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484631/original/042026100_1769478806-Gempa_guncang_Pacitan.png)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449331/original/009128300_1766054298-1000846788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418052/original/003419900_1763573564-longsor_di_sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406943/original/047368300_1762652163-DISHUB_PERIKSA_KONDISI_TRUK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426036/original/098950800_1764250071-Mendagri.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405402/original/021689900_1762479257-pegiat_lingkungan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409124/original/090705800_1762847004-1001169628.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5413852/original/010084600_1763203332-IMG_8060__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276590/original/081825200_1751957181-20250708-Banjir-ANg_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365736/original/041722900_1759205212-IMG-20250930-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447862/original/001021800_1765966130-Batu_Nusuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448059/original/065762900_1765978898-Bengkel_motor_Fausul_di_Pulau_Mandangin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448567/original/067225600_1766033308-1000630000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448872/original/089550000_1766041751-IMG_20251218_112507_767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449480/original/029142300_1766063506-Ayah_Prada_Lucky_Namo__Pelda_Chrestian_Namo.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977999/original/017889900_1648530540-PMI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418155/original/099953500_1763607580-Tangkapan_Layar_Video_Pelajar_Jatuh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448993/original/011330600_1766044717-IMG-20251217-WA0381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449346/original/079160500_1766055185-Kepala_Bulog_Kalteng_Budi_Sultika.jpeg)