Pria yang Sekap dan Perkosa Mahasiswi Ditangkap di Surabaya, Begini Tampangnya

3 hours ago 4

Liputan6.com, Makassar- Polisi akhirnya menangkap pria berinisial FR (30), pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi berinisial MA (21) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. FR ditangkap sesaat setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Kapolrestabes Makassar Arya Perdana membenarkan penangkapan itu. Dia mengatakan pelaku ditangkap setelah tim Satreskrim Polrestabes Makassar melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga ke Surabaya.

"Pelaku ini terdeteksi berada di Surabaya karena memang melakukan perjalanan dengan kapal dan sandar di Surabaya. Polrestabes Makassar bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyergapan terhadap yang bersangkutan dan alhamdulillah sudah berhasil ditangkap," kata Arya kepada wartawan, Minggu (17/5/2026).

Dalam foto yang beredar, pelaku terlihat mengenakan kaus berwarna hijau abu-abu saat berada di dalam mobil bersama aparat dan petugas yang melakukan penangkapan.

Arya mengungkapkan kasus itu bermula saat korban mencari pekerjaan tambahan melalui Facebook. Korban kemudian menemukan lowongan pekerjaan sebagai babysitter yang diunggah pelaku.

"Mahasiswi ini sedang mencari pekerjaan tambahan. Di Facebook ada tawaran pekerjaan untuk menjadi babysitter. Pelaku membuka lowongan pekerjaan dan korban datang," ujarnya.

Setelah tiba di rumah yang disewa pelaku di kawasan Barombong, Kecamatan Tamalate, korban disebut tidak langsung dipekerjakan sebagai pengasuh anak. Korban justru diminta bekerja sebagai pembantu rumah tangga selama dua hari.

"Disampaikan kalau pekerjaan babysitter ini masih menunggu beberapa hari, sehingga korban dipekerjakan di rumah itu kurang lebih dua hari sebagai pembantu rumah tangga," jelas Arya.

Pada hari ketiga, FR diduga mulai menjalankan aksinya. Pelaku masuk ke kamar korban sambil membawa cutter dan mengancam korban sebelum melakukan pemerkosaan.

"Pelaku masuk ke kamar dan mengancam menggunakan cutter untuk memperkosa korban. Korban disekap, mulutnya ditutup lakban, matanya juga ditutup lakban, lalu diperkosa beberapa kali," ungkapnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner