Siswa Sekolah Rakyat Bakal Dibekali Bela Diri, Dilatih Langsung Satuan Khusus Polri

14 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menuturkan para siswa Sekolah Rakyat akan diberikan pembekalan seni bela diri dalam penguatan karakter. Mereka akan dilatih karate secara langsung oleh personel Brimob Polri.

"Dengan harapan anak-anak memiliki semangat untuk berprestasi, kemudian memperkuat sportivitas, kejujuran, lebih percaya diri dan mengerti harus melakukan apa ketika ada, katakanlah, hal-hal yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada. Konkretnya jika ada pelecehan, jika ada bullying, mereka tahu apa yang harus mereka lakukan," kata Saifullah Yusuf.

Hal itu dia katakan saat melakukan kerja sama dengan PB Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) dalam penguatan pendidikan karakter di Mako Brimob Polri Kota Depok, Selasa (14/4/2026).

“Tentu ini adalah satu hal yang kita butuhkan, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter di Sekolah Rakyat,” ujar Saifullah.

Saifullah menjelaskan, pendidikan karakter sebelumnya telah diberikan seperti pelajaran agama, baris berbaris, dan kini ditambahkan seni bela diri. Nantinya siswa sekolah rakyat dapat memilih pembelajaran pendidikan karakter sesuai minat dan bakat siswa.

“Saya berterima kasih kepada Polri, di antaranya telah membantu penguatan pendidikan karakter di hampir semua Sekolah Rakyat bersama TNI,” jelas Saifullah.

Nantinya pendidikan karakter seni bela diri diberikan kepada siswa, salah satunya karate. Diharapkan pendidikan karakter seni bela diri dapat mengangkat berprestasi, sportivitas, kejujuran.

“Siswa lebih percaya diri, dan mengerti harus melakukan apa ketika ada, katakanlah, hal-hal yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada,” terang Saifullah.

Pemberian pendidikan karakter seni beladiri dapat membangun rasa percaya diri, terampil, dan mendorong peningkatan prestasi.

“Intinya jadi generasi yang tangguh dan berkarakter. Berkarakter itu ya tadi disiplin, berprestasi, cinta tanah air, cinta orang tua, semuanya itu adalah generasi yang berkarakter,” ucap Saifullah.

Sementara, Ketua PB INKANAS, Komjen Pol Ramdani Hidayat, mengatakan, pendidikan karakter seni bela diri dapat mendorong siswa sekolah rakyat memahami etika, kedisiplinan, dan sportivitas, serta prestasi. PB Inkanas akan membantu pendidikan karakter sekolah rakyat di tiap daerah.

“Alhamdulillah kan seluruh Kapolda itu kan menjadi ketua umum di daerahnya masing-masing. Demikian juga dengan para Dansat Brimob itu ketua harian di daerah masing-masing, jadi sebenarnya kami juga tidak kesulitan,” tutur Ramdani.

Nantinya aka nada 166 titik sekolah rakyat akan diberikan pendampingan pendidikan karakter seni beladiri. Nantinya INKANAS akan memberikan surat edaran kepada satuan Brimob untuk membantu sekolah rakyat.

“Nanti saya akan memberikan edaran atau perintah kepada khususnya pada Dansat Brimob seluruh Indonesia, untuk membantu bagaimana pendidikan karakter di Sekolah Rakyat ini bisa terus-menerus berjalan,” ungkap Ramdani.

Ramdani menegaskan pendidikan karakter seni bela diri tidak akan membebankan siswa sekolah rakyat. Untuk penggunaan pakaian akan tetap menggunakan pakaian olahraga di sekolah rakyat.

“Jadi mereka sudah punya pakaian olahraga, ya kita pakai pakaian olahraga saja yang penting tujuannya dan manfaatnya bisa tercapai,” pungkas Ramdani.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner