Geger Jenazah Lansia di Demak Hidup Lagi Saat Dimandikan

8 hours ago 5

Liputan6.com, Demak - Suasana sedih saat proses pemandian jenazah salah satu warga Desa Klampok Lor, Kecamatan Kebonagung, Demak Jawa Tengah, mendadak berubah kepanikan.

Kondisi itu terjadi dalam proses memandikan jenazah Suhardi (65) warga setempat, yang dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Informasi yang diterima Liputan6.com, kabar pertama meninggalnya Suhadi yang mengalami sakit menahun ini terjadi pada Selasa (2/6/2026) pagi.

Pihak keluarga korban pun langsung mengabarkan terkait meninggalnya Suhadi kepada takmir masjid untuk diumumkan melalui pengeras suara.

Kalangan tetangga dan kerabat Suhadi pun bergotong royong mempersiapkan prosesi pemakaman jenazah. Ruang tamu rumah korban pun dikosongkan sebagai tempat persemayaman sementara, sebelum korban dimakamkan.

Meja kursi ruang tamu pun dikeluarkan dari dalam rumah korban. Para pelayat sejak pagi mulai berdatangan ke rumah korban untuk mengucapkan bela sungkawa.

Di tengah prosesi memandikan jenazah yang telah membujur kaku, tiba-tiba tubuh Suhardi bergerak-gerak. Selain itu, dada Suhadi sempat bergerak menunjukkan aktivitas bernafas.

Kejadian ini sempat membuat panik pihak keluarga dan tetangga sekitar. Karena penasaran, pihak keluarga dan warga kemudian memastikan denyut jantung Suhardi masih berdetak.

Karena ada tanda tanda hidup kembali, kemudian jenazah Suhardi akhirnya urung dimakamkan pada Selasa petang (2/6/2026).

Dalam kondisi yang lemas, Suhardi tetap dirawat di rumahnya sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Rabu (3/6/2026) keesokan harinya.

Kabar mati suri warga di Desa klampok Lor Demak itu dibenarkan Kapolsek Kebonagung.

"Insiden mati suri yang dialami oleh pria yang diketahui mengidap sakit menahun tersebut, awalnya terjadi pada Selasa (2/6/2026) sore," ujar Kapolsek Kebonagung, Iptu Sa'id Nu'man Murod.

Menurut Sa'id, kabar meninggalkan Suhardi telah disiarkan melalui pengeras suara di masjid desa setempat.

Sebelum dinyatakan hidup kembali, kata Sa'id, kabar duka terkait kematian pertama Suhardi telah diumumkan kepada warga Desa Klampok Lor.

Selanjutnya pengumuman meninggalnya Suhardi tersebut, segera dibarengi dengan persiapan prosesi pemandian jenazah. Namun di saat jenazah Suhardi diguyur air saat dimandikan, tiba tiba tubuhnya menunjukkan tanda-tanda kehidupan kembali.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata denyut jantungnya masih berdetak. Suhardi akhirnya urung dimakamkan sore itu dan tetap dirawat di rumahnya.

"Tadi subuh (Suhardi) meninggal lagi, ini sudah dimakamkan," kata Sa'id menutup.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner