Liputan6.com, Jakarta - Deru air Sungai Way Sekampung selama puluhan tahun menjadi pembatas aktivitas warga di Pekon Jogjakarta, Dusun 3, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Untuk menyeberang sungai, masyarakat harus bertaruh nyawa karena selama ini hanya mengandalkan getek atau rakit bambu sederhana.
Kini kondisi tersebut berubah setelah Jembatan Perintis Garuda resmi dibangun dan mulai dioperasikan. Jembatan itu menghubungkan Pekon Sukoharjo IV dengan Pekon Jogjakarta, sehingga mempermudah mobilitas masyarakat di kedua wilayah.
Peresmian jembatan dilakukan Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Ia menjelaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Angkatan Darat.
“Hari ini kita melaksanakan peresmian jembatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat secara serentak untuk pembangunan 200 jembatan di seluruh Indonesia,” kata Kristomei, Selasa (10/3).
Menurut dia, jembatan di Kabupaten Pringsewu tersebut merupakan jembatan perintis Garuda kedua yang diresmikan di wilayah Kodam XXI/Raden Inten.
Sebelumnya, jembatan serupa telah dibangun di Pekon Way Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus.
Jembatan Perintis Garuda di Pringsewu memiliki panjang sekitar 80 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunan jembatan tersebut menelan anggaran sekitar Rp 527 juta.
Proses pembangunan berlangsung hampir satu bulan dengan melibatkan prajurit TNI AD dari Kodim 0424/Tanggamus, relawan Vertical Rescue Indonesia, Bhabinkamtibmas, unsur pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Kristomei bilang, keberadaan jembatan tersebut dapat mempermudah akses warga, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas pelajar.
“Harapannya masyarakat di kedua pekon bisa memanfaatkan jembatan ini untuk aktivitas perekonomian, terutama anak-anak sekolah agar aksesnya lebih cepat dan mudah,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, mengapresiasi TNI yang telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam merealisasikan pembangunan jembatan tersebut.
Ia mengatakan sebelumnya akses penyeberangan di lokasi itu sering terputus ketika debit Sungai Way Sekampung meningkat.
“Kalau banjir seperti ini nyaris tidak bisa melakukan kegiatan karena sungainya meluap. Saat air surut, warga biasanya menyeberang menggunakan getek,” kata Riyanto.
Menurut dia, keberadaan jembatan akan mempermudah akses masyarakat, terutama untuk mendukung sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga pendidikan.
“Anak-anak yang sekolah juga lebih mudah aksesnya. Begitu juga aktivitas ekonomi warga, seperti membawa pupuk atau hasil pertanian, tidak perlu memutar jauh lagi,” ujarnya.
Bagi warga setempat, jembatan tersebut menjadi perubahan besar setelah puluhan tahun bergantung pada sarana penyeberangan sederhana.
Salah satu warga, Cipto Wardoyo (54), mengatakan sejak sekitar 1980 masyarakat di kawasan itu menyeberangi sungai menggunakan getek dari bambu.
“Dulu nyeberangnya pakai getek dari bambu,” katanya.
Cipto mengaku kerap melintasi sungai tersebut untuk berdagang sangkar burung ke wilayah Pringsewu. Dengan adanya jembatan baru, ia menilai aktivitas warga akan menjadi lebih mudah dan aman.
“Terima kasih sudah dibuatkan jembatan dari negara,” ucapnya.

5 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527174/original/026756600_1773188204-Banjir_di_Sentul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527124/original/057564100_1773183713-Para_ABK_terdakwa_kasus_penyelundupan_nyaris_2_ton_sabu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527122/original/050065900_1773183279-Tambang_emas_ilegal_di_Lampung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526945/original/079484800_1773142917-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_5.49.40_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526943/original/048060600_1773142696-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_5.49.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526914/original/079626900_1773137970-263881.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526847/original/066815400_1773135233-foto4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440769/original/061062400_1765444334-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3073581/original/006404600_1583903364-20200311-Penampakan-Kerusakan-Akibat-Gempa-M-4_9-di-Sukabumi-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526365/original/043854800_1773118404-Screenshot_2026-03-10_at_11.43.39.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526036/original/007524300_1773109628-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_08.59.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525853/original/078635800_1773070713-1002483909.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2301321/original/067009400_1533289220-153328922047173ilustrasi-perdagangan-manusia-ilustrasi-amin-h-al-bakki-kriminologi-id-1532673734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525841/original/006359400_1773068067-mirza_tabrani.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525824/original/076228000_1773066059-1001367935.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525768/original/069134800_1773063171-farhat_abbas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525720/original/080466000_1773051745-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_17.13.21.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418052/original/003419900_1763573564-longsor_di_sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449331/original/009128300_1766054298-1000846788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5413852/original/010084600_1763203332-IMG_8060__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426036/original/098950800_1764250071-Mendagri.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448872/original/089550000_1766041751-IMG_20251218_112507_767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409124/original/090705800_1762847004-1001169628.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276590/original/081825200_1751957181-20250708-Banjir-ANg_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449480/original/029142300_1766063506-Ayah_Prada_Lucky_Namo__Pelda_Chrestian_Namo.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365736/original/041722900_1759205212-IMG-20250930-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448059/original/065762900_1765978898-Bengkel_motor_Fausul_di_Pulau_Mandangin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418155/original/099953500_1763607580-Tangkapan_Layar_Video_Pelajar_Jatuh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447862/original/001021800_1765966130-Batu_Nusuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448567/original/067225600_1766033308-1000630000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449346/original/079160500_1766055185-Kepala_Bulog_Kalteng_Budi_Sultika.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977999/original/017889900_1648530540-PMI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448993/original/011330600_1766044717-IMG-20251217-WA0381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4562919/original/059516400_1693824680-criminal-handcuffs.jpg)