Kondisi Terkini Manado Setelah Diguncang Gempa Bitung Magnitudo 7,6

16 hours ago 3

Aparat Polresta Manado bersama seluruh Polsek jajaran dan unsur terkait menunjukkan respon cepat, sigap, dan humanis dalam menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis (02/4/2026).

"Sejak terjadinya gempa pada pagi hari, personel kepolisian langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengamanan, evakuasi, serta pemantauan di sejumlah titik terdampak, baik di wilayah Kota Manado maupun sekitarnya," ungkap Kapolresta Manado Kombes Pol Irhan Halid.

Dia mengatakan, langkah itu dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Di wilayah Kecamatan Sario, personel Polsek Sario bergerak cepat mengamankan lokasi reruntuhan Gedung Hall B Koni yang mengakibatkan satu warga berinisial Deice Lahia (70) meninggal dunia dan satu warga lainnya Hermawan Susanto (54) mengalami luka. "Proses evakuasi dilakukan bersama tim gabungan dengan penuh kehati-hatian dan empati terhadap korban," ujarnya.

Di Kecamatan Wenang, Polsek Wenang melakukan pengamanan di Rumah Sakit Siloam setelah terjadi kerusakan ringan pada bagian atap pintu masuk UGD akibat gempa. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan pelayanan medis tetap berjalan normal.

"Tiga kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa puing," tuturnya.

Selanjutnya di Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Polsek Tombulu bersama Forkopimcam melakukan peninjauan langsung ke sejumlah desa terdampak. Beberapa bangunan gereja mengalami kerusakan pada bagian plafon, serta ditemukan retakan pada jalan dan rumah warga di Desa Suluan.

"Meski demikian, tidak ada korban jiwa dan aktivitas masyarakat telah kembali berjalan normal," kata Kapolresta Manado.

Selanjutnya, di kawasan Pelabuhan Manado, Polsek Kawasan Pelabuhan turut melakukan pengamanan dan pengecekan pada area terminal penumpang yang mengalami kerusakan pada bagian plafon. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

"Ini telah dikoordinasikan dengan pihak pengelola untuk segera dilakukan perbaikan," tuturnya.

Di Kecamatan Bunaken, jajaran Polsek Bunaken bersama pemerintah setempat melakukan pendataan terhadap sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian dinding dan pagar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta, namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Dalam setiap penanganan di lapangan, personel Polri tidak hanya fokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan dengan memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak, membantu proses evakuasi, serta memastikan warga merasa aman dan tidak panik," papar Kapolresta Manado.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner