Kondisi Jalur Sukabumi Menuju Bogor di Libur Paskah: Macet Parah, Kendaraan Mengular 12 Km

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Arus balik libur panjang Paskah di jalur utama Sukabumi menuju Bogor mengalami kemacetan parah pada Minggu (05/04/2026) malam. Berdasarkan pantauan CCTV dan peta digital, antrean kendaraan mengular hingga 12 kilometer, memanjang dari kawasan Cibolang hingga akses keluar Tol Bocimi Seksi 3 Parungkuda.

Kepadatan ini disebabkan oleh tingginya volume kendaraan yang beradu dengan penyempitan arus (bottleneck) di area Jembatan Pamuruyan, Cibadak.

Kondisi kemacetan di jalur utama ini dikeluhkan oleh para pengendara yang terjebak hingga berjam-jam. Agus, seorang wisatawan asal Bogor, mengaku kelelahan setelah menempuh perjalanan yang tidak wajar.

"Sudah 4 jam dari Bagbagan, Palabuhanratu. Ini mau pulang ke Bogor habis liburan. Harapannya ya Tol Bocimi cepat selesai saja, supaya tidak seperti ini terus setiap musim liburan," ujar Agus saat ditemui di sela kemacetan.

Jembatan Pamuruyan Kapan Selesai?

Senada dengan Agus, Wandi yang juga berkendara dari arah Palabuhanratu menyoroti lambatnya pengerjaan infrastruktur di titik rawan macet. 

Menurutnya, penyempitan di Jembatan Pamuruyan menjadi kunci utama kemacetan di jalur tersebut.

"Sama, sudah 4 jam dari arah Palabuhanratu mau ke Bogor. Jembatan Pamuruyan ini harusnya cepat dibangun kembali dan diselesaikan pembangunannya, biar arus kendaraan lebih cepat dan tidak menumpuk parah begini," ungkap Wandi.

Polisi Terapkan One Way

Guna mengurai sumbatan lalu lintas tersebut, pihak kepolisian terpantau telah menerapkan sistem satu arah (one way) sebanyak dua kali, yakni pada pukul 18.15 WIB dan kembali diberlakukan pada pukul 21.30 WIB untuk menguras arus kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bogor.

Hingga kini, petugas di lapangan masih terus melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif mengingat volume kendaraan dari arah tempat wisata menuju gerbang tol masih tergolong tinggi.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner