Semringah Shin Tae-yong Pertama Kali Kunjungi Yogyakarta, Mau Cicip Gudeg dan Seruput Kopi Joss

4 hours ago 4

STY mengaku menggunakan kereta api hampir 6-7 jam dari Jakarta. Selain karena menghadiri undangan Pordasi, STY menerima undangan itu karena ingin melihatnya objek wisata di Yogyakarta.

“Tentu saja saya wajib menikmati Gudeg yang menjadi makanan legendaris kota ini. Tapi saya juga ingin merasakan kopi yang ditambahkan arang panas di dalamnya (Kopi Joss). Ini pasti jadi pengalaman yang seru,” ujarnya.

Ditanya mengenai suasana balapan kuda, STY mengaku terkejut karena ternyata ramai penonton, tertib, rapi dan semuanya bergembira. Menurutnya, kegiatan ini telah dipersiapkan dengan sangat baik, berbeda dengan pelaksanaan even olahraga lainnya.

“Para jokinya juga bagus dan professional, demikian juga panitia perlombaan yang dalam mengatur kuda untuk start. Itu sangat sulit sekali. Kuda-kuda yang diperlombakan juga terlihat sangat baik karena mampu berlari sangat cepat. Ini suatu kehormatan bagi saya,” ujar STY.

IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 di Bantul merupakan gelaran kedua pacuan kuda nasional dalam kalender nasional Pordasi yang bekerjasama dengan SARGA GROUP. Tahun ini tercatat ada delapan even pacuan kuda yang diselenggarakan secara nasional, dengan tiga diantaranya berlangsung di Yogyakarta.

“Seri pertama, Februari kemarin di Semarang, seri kedua hari ini, dan seri ketiga pada Mei nanti akan berlangsung di Jawa Barat,” jelas Managing Director SARGA GROUP Nugdha Achadie.

Khusus Yogyakarta, seri berikutnya akan berlangsung pada Juni dengan tajuk Piala Pakualaman dan pada November bertajuk Piala Sultan Hamengku Buwono X sebagai seri penutup.

Nugda mengatakan kehadiran STY di IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026 merupakan representasi semangat tema 'Race to the World Stage'. Tema ini memiliki harapan untuk membawa pacuan kuda Indonesia ke panggung dunia.

"Kami berharap kehadiran STY menginspirasi kita semua untuk dapat terus bekerjasama membawa kualitas pacuan kuda Indonesia menuju standar dunia," katanya.

VP Marketing & Operation SARGA.CO Kevin Jonathan, menerangkan ada sebanyak 138 kuda yang berasal dari 11 daerah yang bertanding untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp580 juta.

Kejuaraan mempertandingkan 18 kelas, terdiri dari 10 kelas pacuan kelompok umur dan 8 kelas pacuan kelompok ketinggian.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner