Dana Investasi Tak Kunjung Cair, Ratusan Nasabah Geruduk Kantor SNAI Kudus

9 hours ago 3

Liputan6.com, Kudus- Ratusan nasabah investasi yang dinaungi dalam Sensenow AI (SNAI) menggeruduk kantor titik pelayanan SNAI Kudus Jawa Tengah. Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas janji keuntungan investasi trading yang dijanjikan, namun hingga kini belum juga dicairkan pihak manajemen SNAI.

Mereka yang merasa tertipu atas janji keuntungan yang menggiurkan itu, mendatangi kantor SNAI Kudus pada Minggu (11/1/2026). Lokasi kantor berada di Jalan Raya Kudus–Jepara KM 3, RT 3/RW 1, Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sejak pagi hari, ratusan nasabah mulai berdatangan dan memadati halaman kantor pelayanan SNAI yang diduga telah menghimpun dana investasi dari 3.500 orang nasabah.

Saat berada di kantor itu, mereka menyuarakan kekecewaannya terhadap pengelola SNAI yang dinilai tidak memberikan kejelasan atas pengelolaan dana yang telah mereka setoran.

Para nasabah ini mengaku dijanjikan kemudahan penarikan dana oleh manajemen SNAI. Selain itu, nasabah juga dijanjikan keuntungan dari sistem trading investasi yang ditawarkan.

Namun kenyataannya, dana yang mereka setorkan justru tak kunjung bisa ditarik. Kondisi tersebut memicu keresahan dan kemarahan ribuan nasabah.

Salah satu nasabah SNAI, Irwan Junaidi, mengaku telah menyetorkan sejumlah uang kepada perusahaan investasi tersebut. Harapannya, dia mendapatkan keuntungan sesuai skema yang ditawarkan oleh pihak manajemen.

Namun belakangan, kata Irwan, akses penarikan dana mengalami kendala hingga membuat banyak nasabah merasa dirugikan.

“Kami hanya ingin uang modal kami kembali. Ini uang hasil jerih payah kami. Tujuan kami datang ke sini untuk meminta pertanggungjawaban atas dana pinjaman dan saldo yang sampai sekarang belum juga cair,” ujar Irwan.

Dalam aksi tersebut, ratusan nasabah mendesak pengelola manajemen SNAI Kudus memberikan penjelasan secara terbuka dan bertanggung jawab atas dana yang telah dihimpun.

Mereka juga menuntut kepastian pihak manajemen SNAI saat pengembalian dana, agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat.

Kegelisahan ribuan nasabah mulai memuncak sejak 5 Desember 2025 lalu. Hal itu setelah adanya kebijakan manajemen SNAI untuk penambahan modal hingga dua kali lipat dari dana awal yang telah disetorkan.

Namun ternyata hingga kini, miliaran dana nasabah yang dijanjikan tak kunjung bisa dicairkan.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner