Viral Wanita Naiki Punggung Penyu Berujung Minta Maaf: Tidak Ada Niat Menyakiti

13 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita menaiki punggung penyu di kawasan Pantai Biru, Kawasan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Video itu tersebar di berbagai platform di media sosial. Sontak menuai kecaman dari berbagai pihak.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (25/4/2026) malam. Dalam video yang beredar luas, wanita itu tampak kegirangan saat melihat penyu yang berada di bibir pantai. Tanpa ragu, ia kemudian naik dan duduk di atas cangkang penyu sambil tertawa, sementara rekannya merekam momen tersebut.

Aksi itu langsung menuai reaksi keras di jejaring media sosial. Banyak yang menilai tindakan tersebut tidak pantas karena penyu merupakan satwa yang dilindungi dan rentan terhadap gangguan manusia.

Setelah videonya viral, wanita yang mengaku bernama Aqila tersebut akhirnya muncul memberikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf melalui sebuah video.

Dalam pernyataannya, Aqila mengaku baru pertama kali melihat penyu secara langsung. Dia menceritakan, tindakannya dipicu rasa senang yang berlebihan serta kurangnya pengetahuan terkait perlindungan satwa.

"Sejujurnya, itu adalah momen pertama kali saya melihat penyu secara langsung. Karena rasa senang yang berlebihan dan kurangnya pengetahuan saya mengenai aturan perlindungan satwa, saya melakukan tindakan yang sangat tidak bijak," ujarnya.

Dia menyadari ketidaktahuan bukanlah alasan untuk membenarkan perbuatannya. Aqila mengaku tidak memiliki niat untuk menyakiti penyu maupun satwa dilindungi lainnya.

"Saya sangat sadar bahwa ketidaktahuan bukanlah alasan untuk membenarkan kehilapan. Tidak ada niat sedikit pun dari hati saya untuk menyakiti penyu atau satwa lainnya," lanjutnya.

Dia siap menerima semua kritik dan teguran dari masyarakat sebagai pelajaran berharga agar lebih peduli terhadap lingkungan dan satwa liar.

Aqila pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas atas tindakannya yang dinilai merugikan dan berjanji tidak akan mengulanginya di masa mendatang.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat. InsyaAllah kejadian ini tidak akan pernah terulang kembali," tutupnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner