Cerita Warga Sedang Nyenyak Tidur Tiba-tiba 'Dibangunkan' Bus Trans Sulawesi

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus antarkota terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kampung Buttu, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa (10/2/2026) malam. Kecelakaan diduga dipicu kondisi jalan licin usai diguyur hujan.

Bus dengan nomor polisi DD 7038 SA tersebut melaju dari arah Mamuju, Sulawesi Barat, menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bus membawa sekitar 19 penumpang.

Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum menghantam rumah warga, bus terlebih dahulu menabrak saluran air dan sebuah pohon kelapa di sisi jalan. Setelah itu, laju bus tak terkendali hingga menabrak rumah panggung dua lantai milik warga bernama Rasid, yang berada tepat di pinggir jalan utama.

Benturan keras mengakibatkan rumah korban mengalami kerusakan berat pada bagian dinding, tiang penyangga, serta struktur badan rumah. Sementara itu, bagian depan bus juga tampak ringsek akibat benturan.

Akibat kecelakaan ini, 6 orang dilaporkan mengalami luka-luka, terdiri dari sopir bus, kernet, beberapa penumpang, serta pemilik rumah. Para korban langsung dievakuasi ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Sebagian korban dengan luka cukup serius bahkan harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar.

Pemilik rumah, Rasid, mengaku saat kejadian sedang bersama keluarga tengah tertidur lelap. Mereka terbangun setelah mendengar suara benturan keras yang disusul kerusakan rumah.

Ia menambahkan, rumah dua lantai miliknya mengalami kerusakan parah dan tidak dapat ditempati sementara waktu. Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Kami sekeluarga sedang tidur. Tiba-tiba terdengar suara keras sekali, rumah langsung terguncang. Ternyata bus menabrak rumah kami," kata Rasid.

Sementara itu, Kepala Desa Laliko, Andi Rahmanuddin, menjelaskan bahwa pihak sopir bus disebut telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kerusakan rumah korban.

"Sudah ada pembicaraan, dan pihak sopir menyampaikan kesiapan untuk menanggung seluruh biaya perbaikan rumah warga," kata Andi Rahmanuddin kepada wartawan.

Terpisah, sopir bus, Darman menyampaikan kecelakaan terjadi saat dia berusaha menghindari pengendara sepeda motor yang melintas secara tiba-tiba dari arah berlawanan. Menurutnya, kondisi jalan yang licin akibat hujan memperparah situasi.

"Saya menghindari motor di depan. Kondisi jalan licin karena hujan, jadi kendaraan sulit dikendalikan. Bukan karena mengantuk," ujar Darman.

Hingga kini, sopir dan kernet bus masih menjalani perawatan di ruang UGD puskesmas setempat akibat mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki.

Peristiwa kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di ruas Jalan Trans Sulawesi, khususnya di jalur lintas barat Sulawesi Barat. Warga sekitar dan petugas kepolisian terlihat mengatur lalu lintas serta membantu proses evakuasi korban dan barang-barang milik pemilik rumah.

Kasus kecelakaan lalu lintas ini telah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Polewali Mandar. Polisi berencana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, sekaligus mengevakuasi bus dari lokasi kejadian.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner