Cerita Bocah Asal Demak Tersesat 22 Kilometer dari Rumahnya, Ditemukan di Grobogan

5 hours ago 2

Liputan6.com, Grobogan - Perjalanan tak biasa dialami seorang bocah perempuan bernama Sila, warga Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Bocah berusia 7 tahun ini ditemukan tersesat sejauh kurang lebih 22 kilometer dari rumahnya dan berhenti di perempatan Daplang, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Perjalanan panjang Sila bermula saat sejumlah warga melihat seorang bocah perempuan mondar-mandir mengendarai sepeda di tepi Jalan Raya Semarang-Purwodadi, tepat di kawasan perempatan Daplang, Gubug, Grobogan. Tingkah laku bocah itu menarik perhatian karena tampak kebingungan dan tidak didampingi orang tuanya.

Warga setempat kemudian berinisiatif mendekati dan menanyakan identitas serta tujuan anak tersebut. Namun, tak seorang pun mengenali Sila maupun keluarganya. Kondisi itu membuat warga khawatir akan keselamatannya.

Lantaran tak menemukan titik terang, warga segera menghubungi petugas Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026 Polres Grobogan yang berada di wilayah Gubug. Petugas yang dipimpin oleh Kapospam Ipda Moh. Sodiq pun langsung datang untuk mengamankan dan memberikan perlindungan kepada bocah tersebut.

Setelah berada di pos pengamanan, petugas mencoba berkomunikasi secara perlahan dengan Sila. Dari keterangan yang berhasil dihimpun, diketahui bahwa ia berangkat dari rumahnya sejak pagi hari dengan mengendarai sepeda.

Sila mengaku ingin menyusul orang tuanya yang bekerja di salah satu bengkel sepeda motor di wilayah Gubug. Tanpa didampingi orang dewasa, ia nekat menempuh perjalanan jauh seorang diri. Bahkan, jalur yang dilalui merupakan jalur padat kendaraan dengan dominasi kendaraan besar dan truk.

“Adik ini bilang berangkat pagi dari rumah, mau nyusul orang tuanya yang kerja di bengkel di Gubug,” kata Ipda Moh. Sodiq, Rabu (18/3/2026).

Perjalanan sejauh puluhan kilometer tersebut diduga ditempuh Sila dengan mengikuti jalur utama tanpa memahami arah secara pasti. Hal itu menyebabkan ia tersasar hingga di lokasi ia ditemukan linglung.

“Kemudian kami mengambil langkah cepat dengan menyebarkan informasi penemuan anak tersebut melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk grup WhatsApp,” imbuh Kapospam OKC 2026 Polres Grobogan tersebut.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner