Basarnas Pasang Starlink untuk Operasi SAR di Sitaro, Korban Banjir Gratis Pakai

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta - asarnas Sulawesi Utara (Sulut) memasang perangkat Starlink untuk memudahkan koordinasi di lokasi banjir Kabupaten Kepulauan Sitaro. Layanan internet tersebut awalnya disiapkan untuk mendukung pelaporan dan publikasi Operasi SAR, namun akhirnya juga dimanfaatkan masyarakat yang mengalami gangguan jaringan komunikasi.

"Dengan adanya akses internet ini, warga dapat menginformasikan kondisi terkini kepada keluarga dan kerabat di luar daerah," ujar Kepala Basarnas Sulut George Randang, Rabu (7/1/2026).

Kehadiran internet gratis tersebut disambut penuh antusias oleh masyarakat, karena sangat membantu di tengah keterbatasan jaringan pascabencana.

“Internet Starlink ini kami gunakan tidak hanya untuk kebutuhan operasi SAR, tetapi juga untuk membantu masyarakat agar tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga dan menyampaikan informasi situasi di wilayah terdampak,” ujar Rahmatillah, anggota Basarnas Sulut.

Basarnas Sulut berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung kelancaran koordinasi dan penanganan darurat di wilayah terdampak bencana.

Operasi SAR Cari Dua Korban Hilang

Basarnas Sulut melaporkan perkembangan Operasi SAR hari ke-3 (H+3) bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro.

"Hingga saat ini, dua orang korban masih dalam pencarian, masing-masing atas nama Andris Pianaung dan Leonel Pianaung," ungkap Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng.

Berdasarkan data sementara, total korban terdampak berjumlah 19 orang, dengan rincian 17 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian.

Pada Rabu pagi pukul 08.00 Wita, tim SAR gabungan melakukan briefing dan pembagian tugas sebelum bergerak menuju lokasi pencarian di Desa Laghaeng dan Desa Bahu Sondang.

Pencarian dilakukan dengan sistem pembagian sektor di masing-masing Last Known Position (LKP).

Selanjutnya pada pukul 10.00 Wita, dilaksanakan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana di Posko Tanggap Darurat Pemerintah Kabupaten Sitaro.

Dalam rapat tersebut disampaikan informasi bahwa terdapat satu orang pengungsi meninggal dunia akibat sakit di Puskesmas Ulu Siau.

Pada pukul 11.40 Wita, tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Clayton Azriel Tatambihe. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Pencarian dilanjutkan hingga siang hari, namun pada pukul 13.00 Wita tim masih terkendala cuaca hujan disertai angin kencang dengan kecepatan 10–30 knot, khususnya di wilayah Desa Bahu Sondang.

"Hingga pukul 18.00 Wita, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan, sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Kamis, 8 Januari 2026 pukul 08.00 Wita," ujarnya memungkasi.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner