Sebelum Ditangkap KPK, Kegiatan Bupati Lampung Tengah Melepas Burung Merpati

2 months ago 29

Liputan6.com, Jakarta - Ironi terjadi di Kabupaten Lampung Tengah. Bupati Ardito Wijaya ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehari setelah menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia).

Sebelum dicokok KPK, Ardito tampak mengikuti kegiatan Hakordia bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Lampung Tengah.

Dalam sebuah video yang beredar, Ardito terlihat mengenakan setelan baju berwarna cokelat, peci hitam dan kacamata, saat melepas burung merpati sebagai simbol kampanye antikorupsi.

Suasana riuh penuh tepuk tangan mewarnai momen tersebut yang digelar di Nuwo Balak, Selasa (9/12/2025) pagi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, melalui keterangan yang diterima Liputan6.com menjelaskan bahwa OTT dilakukan setelah rangkaian pemeriksaan sejumlah pihak di Jakarta dan Lampung.

“Bermula dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak pada Selasa (9/12). Tim kemudian melakukan kegiatan tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah pada Rabu (10/12),” ujar Budi, Rabu (10/12).

Sebanyak lima orang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk Bupati Ardito Wijaya. Seluruh pihak yang terjaring OTT langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Saat ini tim masih melakukan pemeriksaan intensif kepada para pihak yang diamankan tersebut, salah satunya Bupati Lampung Tengah,” tambahnya.

KPK memastikan detail lengkap mengenai kronologi OTT dan konstruksi perkara akan disampaikan melalui konferensi pers pada Kamis (11/12).

Profil Ardito

Ardito Wijaya lahir di Bandar Jaya pada 23 Januari 1980. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Lampung Tengah, di SD Kristen 3 Bandar Jaya, SMP Negeri 10 Bandar Jaya, dan SMU Negeri 1 Terbanggi Besar.

Setelah itu, Ardito melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Trisakti dan lulus pada 2005.

Setelah menyelesaikan studinya, Ardito menjalani masa tugas sebagai dokter muda di beberapa puskesmas di Lampung Tengah. Ia bertugas di Puskesmas Seputih Surabaya pada 2010-2011, lalu di Puskesmas Rumbia pada 2011-2012.

Pada 2014 hingga 2016, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) di Dinas Kesehatan Lampung Tengah.

Riwayat Organisasi

- Koordinator PDNU Provinsi Lampung (2020-2024)

- Ketua AMPI Provinsi Lampung (2017-2022)

- Wakil Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) (2018-2022)

- Anggota Komite Eksekutif PSSI Kota Metro (2018-2021)

- Anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kota Metro (2017-2022)

- Wakil Ketua DPD ASTTI Lampung (2017-2022)

- Koordinator TRIP IDI Cab. Lampung Tengah (2016-2019).

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner