Warga Gunungkidul Dengar Gemuruh Sebelum Longsor Terjang Permukiman

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Heru Supriyanto, seorang warga Kelurahan Hargomulyo, Kabupaten Gunungkidul, menceritakan detik-detik ketika longsor menerjang permukiman. Warga di sana mendengar gemuruh sebelum material batu bercampur tanah menerjang.

“Waktu itu saya lagi kerja. Di rumah cuma istri dan anak. Katanya terdengar suara keras sekali, terus mereka langsung keluar. Alhamdulillah tidak sampai kena,” tutur Heru saat ditemui wartawan, selasa (24/2/2026) pagi.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur kawasan utara Gunungkidul sepanjang Februari 2026, memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik di Kapanewon Gedangsari.

Tebing-tebing yang berdiri di sisi perbukitan tak lagi mampu menahan beban air, hingga akhirnya runtuh dan menyeret material batu serta tanah ke permukiman warga.

Salah satu rumah yang terdampak berada di Kalurahan Hargomulyo. Talud setinggi kurang lebih enam meter longsor dan menimpa bangunan di samping rumah milik Heru. Dinding batako jebol setelah dihantam material longsoran.

Saat peristiwa terjadi, Heru sedang bekerja di luar rumah. Di dalam rumah hanya ada istri dan anaknya. Ketika hujan turun semakin deras, terdengar suara gemuruh keras dari arah samping rumah. Istri dan anaknya yang panik langsung berlari keluar menyelamatkan diri.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian bangunan dan kerugian material. Heru mengaku bersyukur keluarganya selamat dari peristiwa yang datang begitu cepat.

Selain di Mertelu, bencana longsor dan banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain di wilayah Gedangsari, termasuk Kalurahan Tegalrejo, Watugajah dan Serut. Kondisi geografis berupa perbukitan serta tingginya curah hujan membuat kawasan ini masuk kategori rawan longsor.

Personel Polres Gunungkidul menggelar bakti sosial bagi warga terdampak. Kegiatan ini tidak hanya menyasar korban longsor, tetapi juga para lansia yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada warga. Selain itu, bantuan permakanan serta layanan cek kesehatan gratis juga diberikan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau pascabencana.

Penyaluran bantuan turut melibatkan para Bhabinkamtibmas di masing-masing kalurahan agar tepat sasaran.

Kapolres Gunungkidul, Damus Asa, mengatakan bahwa kehadiran kepolisian merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab dalam memastikan keselamatan warga.

“Kami hadir untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak sekaligus memberikan bantuan secara langsung. Ini bagian dari komitmen kami untuk selalu berada di tengah masyarakat,” ujarnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner