Tabung Gas Bocor Saat Masak Buka Puasa Picu Kebakaran di Cianjur, 1 Orang Luka Bakar 100 Persen

3 hours ago 2

Liputan6.com, Cianjur - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Kabupaten Cianjur memberikan penjelasan resmi mengenai penanganan medis terhadap empat warga yang menjadi korban kebakaran di Gang Bakti, Kelurahan Sawah Gede, Senin (23/2/2026). Pihak rumah sakit memastikan seluruh korban telah mendapatkan tindakan darurat sesuai dengan tingkat keparahan luka masing-masing.

Humas RSUD Sayang Cianjur, Raya Sandi, menjelaskan bahwa empat korban yang dievakuasi datang dengan kondisi luka bakar yang bervariasi. Satu di antaranya terpaksa dirujuk ke RSHS Bandung karena kondisi yang sangat kritis.

"Empat korban kebakaran di Gang Bakti datang dalam kondisi luka bakar, terdiri atas satu orang luka bakar serius, dua orang lainnya luka bakar ringan, dan satu orang dirujuk ke RSHS Bandung karena mengalami luka bakar 100 persen," ujar Raya Sandi dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Korban yang dirujuk atas nama Rumanah (64), sementara satu pasien lainnya, Ena Hasanah (33), saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap RSUD Sayang karena mengalami luka bakar sedang sebesar 27 persen di sekujur tubuhnya. 

Adapun dua korban lainnya, Arom (70) dan Yayat Junaedi (43), telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pertolongan medis untuk luka bakar ringan.

"Kami berharap korban yang masih dirawat dapat kembali pulih seperti semula, penanganan maksimal diberikan agar korban cepat pulih," tambah Raya Sandi.

Di sisi lain, Komandan Regu Damkar Cianjur, Iman Maulani, mengonfirmasi bahwa keempat korban merupakan satu keluarga yang mengalami musibah saat sedang memasak untuk persiapan berbuka puasa. 

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan sementara, api diduga berasal dari kebocoran tabung gas elpiji.

"Empat orang mengalami luka bakar, satu orang di antaranya mengalami luka bakar 100 persen, sedangkan tiga orang lainnya tidak terlalu parah dan sudah mendapat pertolongan medis di RSUD Sayang Cianjur," kata Iman Maulani.

Lebih lanjut, Iman menjelaskan bahwa kebakaran tersebut diduga dipicu saat pemilik rumah sedang berupaya memadamkan api yang mendadak muncul. 

"Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji saat kompor tengah digunakan pemilik rumah untuk memasak. Korban diduga mengalami luka bakar saat berupaya menyiram api yang muncul dari kebocoran gas tersebut," jelasnya.

Berkat kesigapan delapan personel dan dua mobil pemadam, api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam sehingga tidak menjalar ke bangunan rumah lainnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner