Mahasiswa Lampung Berkesempatan Kuliah ke Rusia Tanpa Biaya Tambahan, Ini Skemanya

12 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) memiliki kesempatan untuk kuliah ke Rusia tanpa biaya tambahan. Hal ini setelah UBL bekerja sama dengan National Research Lobachevsky State University of Nizhny Novgorod, Rusia, untuk memperkuat kolaborasi riset internasional sekaligus membuka peluang mahasiswa menempuh studi di luar negeri.

"Selain riset, kerja sama ini juga mencakup peluang pertukaran mahasiswa dan dosen. Mahasiswa berkesempatan mengikuti program internasional berbahasa Inggris serta berpartisipasi dalam forum akademik global," kata Rektor Lobachevsky University, Oleg Trofimov di kampus UBL, Lampung, Jumat (13/2).

Dia menjelaskan, skema pertukaran yang disepakati memungkinkan mahasiswa menempuh studi di universitas mitra tanpa tambahan biaya kuliah di kampus tujuan, dengan tetap memenuhi kewajiban akademik di perguruan tinggi asal.

"Program Summer School selama tiga minggu juga menjadi bagian dari agenda kolaborasi kami," ungkapnya.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) saat kunjungan Oleg Trofimov ke kampus UBL, Kamis (12/2/2026).

Dalam rombongan turut hadir Wakil Rektor Bidang Pengembangan Strategis dan Hubungan Internasional Lobachevsky University, Alexander Bedny.

Oleg menyebut sejumlah bidang potensial untuk digarap bersama, antara lain engineering, aerospace, robotics hingga energy.

Menurutnya, kolaborasi lintas negara dapat memberi ruang bagi mahasiswa dan peneliti untuk terlibat dalam proyek riset internasional yang aplikatif.

Selain itu, UBL mengusulkan pengembangan program micro-credential di bidang artificial intelligence dan engineering, termasuk riset smart system for nature conservation sebagai bagian dari inovasi berkelanjutan.

Lobachevsky University yang berbasis di Nizhny Novgorod, Rusia, dikenal sebagai perguruan tinggi riset dengan fokus pada fisika, matematika, teknologi informasi, teknik dan sains terapan, serta terlibat dalam berbagai proyek riset internasional dengan dukungan fasilitas laboratorium modern.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Riset dan Inovasi UBL, Erry Yulian Triblas Adesta menilai, kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperluas akses sivitas akademika terhadap jejaring riset global.

"Keterlibatan dalam riset internasional menjadi penting untuk meningkatkan kualitas penelitian sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi," kata Erry.

Erry menambahkan, kerja sama itu diarahkan pada penguatan riset lintas negara, peningkatan publikasi ilmiah internasional, serta pengembangan inovasi berbasis kebutuhan industri.

"Sejumlah agenda yang dibahas meliputi penelitian bersama (joint research), kolaborasi konferensi global, mobilitas dosen dan mahasiswa, hingga peluang akses pendanaan riset internasional," terangnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner