Harga Melambung, Pedagang Daging Sapi di Cianjur Mogok Jualan Selama Dua Hari

2 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Kenaikan harga daging sapi yang terus meroket memicu aksi mogok massal para pedagang di Kabupaten Cianjur. Aksi berhenti berjualan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, terhitung sejak Minggu (25/1) hingga Senin (26/1).

Kondisi ini terlihat di Pasar Induk Cianjur. Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur, Handika Firdaus, mengonfirmasi bahwa para pedagang memilih tidak beroperasi sebagai bentuk protes atas kerugian yang mereka alami akibat harga komoditas yang tak kunjung stabil.

"Hari ini sudah dimulai. Hasil obrolan dengan para pedagang, mereka kecewa dengan harga yang terus naik. Per Sabtu (24/1), harga daging sapi di Pasar Induk Cianjur rata-rata berada di kisaran Rp130.000 per kilogram," ujar Handika, Minggu (25/1/2026).

Meski telah melakukan langkah persuasif dan membuka ruang dialog untuk mencari solusi, Handika mengakui bahwa kekecewaan pedagang terhadap harga pasar sulit dibendung.

Di sisi lain, Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur tengah memantau ketat situasi di lapangan melalui koordinasi dengan setiap kepala pasar. 

Kebijakan Pemangkasan Kuota Impor

Kepala Bidang Perdagangan Diskumdagin, Ivan Feriadi Rahman, menyatakan bahwa aksi ini diduga kuat dipicu oleh kebijakan pemangkasan kuota impor daging sapi.

"Kami akan terus memantau perkembangannya ke depan, apalagi saat ini mulai mendekati bulan Puasa di mana permintaan masyarakat biasanya meningkat," tutur Ivan.

Berdasarkan data pantauan di lima pasar tradisional di Kabupaten Cianjur, harga daging sapi lokal saat ini mencapai rata-rata Rp140.000 per kilogram. 

Sementara itu, untuk daging sapi impor, harga terpantau bervariasi antara Rp120.000 hingga Rp125.000 per kilogram.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner