Terungkap Modus Licik 3 Pria di Jepon Blora Lucuti Perhiasan Emak-Emak Pakai Hipnotis

16 hours ago 5

Liputan6.com, Blora - Kepolisian Sektor (Polsek) Jepon menerima laporan resmi terkait dugaan tindak kejahatan hipnotis yang menimpa seorang warga Dukuh Tengger RT 03 RW 03, Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/1/2026) siang, sekitar pukul 11.00 WIB, dan mengakibatkan korban kehilangan seluruh perhiasan emas yang dikenakannya.

Kapolsek Jepon, Iptu H.M. Junaidi, saat dikonfirmasi awak Liputan6.com membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan korban telah melapor ke Polsek Jepon sesaat setelah menyadari perhiasannya hilang.

"Iya, benar. Korban diduga dihipnotis dan sudah melapor ke Polsek Jepon. Akibat kejadian itu, korban kehilangan emas yang biasa dipakai sehari-hari," ujar Junaidi, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika korban sedang duduk seorang diri di depan rumah. Tiba-tiba, datang seorang pelaku yang mengaku hendak memeriksa kondisi kompor gas milik korban.

"Pelaku mendatangi korban yang sedang duduk sendirian di depan rumah. Modusnya mengaku ingin memeriksa kompor gas milik korban," jelasnya.

Setelah berpura-pura memeriksa kompor, pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan memberikan janji bahwa korban akan memperoleh hadiah atau bantuan setiap bulan. Untuk keperluan pendataan, korban diminta menyerahkan identitas dan difoto.

"Pelaku menyampaikan korban akan mendapatkan hadiah setiap bulan. Dengan alasan pendataan, korban diminta untuk difoto," terangnya.

Dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh hipnotis atau sugesti kuat, korban kemudian diminta melepas seluruh perhiasan yang dikenakannya, berupa kalung, cincin, dan anting, lalu menaruhnya di atas kasur di dalam kamar.

"Korban diminta melepas semua perhiasannya dan diletakkan di atas kasur. Setelah itu pelaku berpamitan pergi," tambah Junaidi.

Tidak berselang lama setelah pelaku meninggalkan lokasi, korban mulai tersadar. Saat memeriksa kembali perhiasannya, korban mendapati seluruh perhiasan tersebut telah raib dibawa kabur pelaku.

"Perhiasan yang digondol pelaku berupa kalung, cincin, dan anting," ungkapnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner