Dua Anak Punk Ditangkap Kasus Pengeroyokan Berujung Maut di Banyuwangi

3 days ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Polisi tangkap dua anak punk atas kasus pengeroyokan berujung tewasnya seorang warga Desa Ketapang, Banyuwangi. Wakasatreskrim Polresta Banyuwangi, Iptu Didik Hariyono mengatakan, Polisi meringkus dua dari lima pelaku di wilayah Situbondo.

Pelaku yang ditangkap yaitu berinisial CDSP (17) dan LWS (17)  Keduanya merupakan  warga Surabaya. Sedangkan pelaku lainya yang masih buron yaitu, AN (17), IR (22), dan AG (27) dan semuanya  Diketahui berasal dari luar Banyuwangi.

"Dua orang sudah kami amankan, sementara tiga lainnya masih dalam pengejaran dan telah kami tetapkan sebagai DPO," tegas Iptu Didik pada Jumat (6/2/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan penyidikan sementara, polisi memastikan bahwa para pelaku tidak dalam kondisi mabuk.

"Tidak ditemukan adanya pengaruh minuman keras (alkohol),"tambahnya

Para pelaku kini terancam hukuman berat. Polisi menjerat mereka dengan pasal 446 UU No.1 Tahun 2023 (KUHP) Nasional) terkait penganiayaan yang menyebabkan kematian. Pelaku terancam hukuman pidana maksimal 7 tahun penjara.

"Kasus ini masih terus kami dalami, termasuk membedah peran masing-masing pelaku dalam aksi pengeroyokan tersebut," ucap Iptu Didik.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi meninggal dunia usai dikeroyok belasan anak punk. Ironisnya, usai mengeroyok, para anak punk itu sempat berselebrasi sembari mengacungkan jari tengah setelah melihat korban terkapar. 

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (4/2) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban bernama Yoseph Bahtiar Irawan, 46 tahun. 

Adik korban, Trias Oktania bercerita pengeroyokan bermula ketika ada tiga anak punk yang mengamen di rumah korban yang berada di tepi jalan jalur Banyuwangi - Situbondo.

Entah karena apa terjadi cekcok, tiga anak punk itu lari, lalu dikejar oleh korban.  Berjarak 100 meter, rupanya ada banyak anak punk. Korban lalu dikeroyok.

"Ada sekitar 10-15 orang anak punk. Kakak saya dipukuli sampai terkapar," kata Oktania. 

Pengeroyokan berhasil dibubarkan ketika warga berdatangan. Gerombolan anak punk itu lalu pergi menumpang truk towing ke arah Situbondo. 

"Setelah memukuli mereka pergi sambil kayak merayakan diatas truk towing," ujarnya

Kesaksian warga di lokasi kejadian para anak punk terlihat mengacungkan jari tengah sembari berselebrasi. Sementara korban terkapar lalu dievakuasi ke rumah sakit.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner