Liputan6.com, Jakarta - Polres Maros memeriksa 13 anggota polisi yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap seorang pria bernama Muhammad Akbar (26) di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB), Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, saat pesta perayaan malam tahun baru, Kamis 31 Desember 2025.
“Iya, ada 13 anggota polisi yang diperiksa. Selain itu, ada juga dua masyarakat sipil,” kata Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya kepada Liputan6.com, Sabtu (3/1/2026).
Douglas menegaskan, Polres Maros serius menangani kasus tersebut. Ia menyebut, pihaknya telah menaikkan status dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota polisi dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik Satreskrim Polres Maros memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti yang dinilai cukup.
Dengan naiknya status perkara itu, peluang penetapan tersangka semakin terbuka. Ia memastikan, anggota polisi yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan tersebut akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Kita menuju ke sana (penetapan tersangka). Kami tidak akan pandang bulu. Siapa pun yang terbukti bersalah akan diproses sesuai ketentuan, baik secara etik kepolisian maupun pidana umum,” tegasnya.
Douglas juga mengungkapkan, hingga saat ini total 15 orang telah dimintai keterangan sebagai saksi. Dari jumlah tersebut, 13 orang merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Maros.
“Saat ini pemeriksaan masih berjalan secara intensif di Mapolres Maros,” ujarnya.
Terancam Sanksi Etik dan Pidana
Ia menegaskan, apabila dalam proses penyidikan ditemukan adanya pelanggaran, maka sanksi etik akan dijatuhkan kepada anggota yang bersangkutan, di samping proses hukum pidana yang tetap berjalan.
“Sanksi etik pasti ada, dan proses pidana tetap kami jalankan,” katanya.
Douglas berharap, kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh personel kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polres Maros, agar selalu mengedepankan profesionalisme dan sikap humanis dalam menjalankan tugas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Maros juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga korban, serta masyarakat atas insiden yang melibatkan anggotanya.
“Atas nama pimpinan Polres Maros, saya menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga korban, dan masyarakat. Kami sangat menyesalkan kejadian ini,” ucap Douglas.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.
“Kami minta masyarakat bersabar dan mempercayakan proses ini kepada kami. Kasus ini akan kami tuntaskan secara profesional dan transparan,” pungkasnya.
Sebelumnya, seorang pria bernama Akbar babak belur diduga dikeroyok sejumlah anggota polisi di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB), Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada malam perayaan pergantian tahun baru 2025. Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
Main Petasan Disko
Akbar mengungkapkan, kejadian bermula saat dirinya menyalakan petasan jenis lampu disko di sekitar kawasan PTB. Sebelum menyalakan petasan, ia mengaku telah memastikan kondisi sekitar aman dan warga yang berada di lokasi telah menghindar.
“Saya lihat dulu situasi aman atau tidak. Setelah saya pastikan aman, baru saya nyalakan petasan. Warga juga sudah menjauh,” ujar Akbar saat diwawancarai Liputan6.com, Jumat (2/1/2026).
Namun tak lama setelah petasan dinyalakan, seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi datang menghampiri. Tetapi pria itu tidak mengenakan pakaian dinas dan langsung berteriak menanyakan siapa yang menyalakan petasan.
“Saya langsung jawab kalau itu saya,” katanya.
Menurut Akbar, sempat terjadi ketegangan antara dirinya dan anggota polisi tersebut. Seorang warga yang berada di lokasi kemudian mencoba melerai agar tidak terjadi keributan. Polisi itu lalu meninggalkan lokasi.
Tak berselang lama, polisi yang sama kembali datang seorang diri dan meminta agar persoalan diselesaikan secara baik-baik. Namun kembali terjadi adu mulut hingga kembali dilerai warga. Polisi tersebut kemudian pergi lagi.
Beberapa menit kemudian, situasi berubah. Polisi itu kembali datang bersama sejumlah rekannya. Tanpa banyak bicara, salah satu anggota polisi langsung memegang leher Akbar dan menyeretnya sejauh sekitar 10 meter. Akbar juga dipukul dari belakang oleh beberapa anggota polisi hingga terjatuh.

2 days ago
10
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461382/original/052979700_1767410633-newsCover_2026_1_3_1767407183694-ttdflh.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463296/original/019439900_1767605820-50597.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463278/original/022244800_1767604855-50422.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463006/original/037693400_1767597392-1000026409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463061/original/049204500_1767598449-1000309524.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462945/original/073731700_1767595255-1001591553.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462910/original/037932500_1767593244-Polda_Banten_Tetapkan_HA_Tersangka_Pembunuhan_Anak_Politisi_PKS_Cilegon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462360/original/031003100_1767572870-WhatsApp_Image_2026-01-04_at_18.55.50__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462342/original/081847200_1767542962-1000892337.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462323/original/005647600_1767538637-45779.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/908132/original/002510900_1435049231-pencabulan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446325/original/025310000_1765878759-_SUC__The_Founder5_II_-_Unfinished_Business_-_14122025_-_6D_-_1128.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462163/original/049386000_1767511333-WhatsApp_Image_2026-01-04_at_2.09.18_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462076/original/080115300_1767503956-1001464924.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461910/original/088785900_1767493869-1000889544.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461830/original/082035400_1767460325-Jenazah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461802/original/099176800_1767448283-Polisi_melakukan_olah_TKP_penemuan_jasad_seorang_wanita_setengah_telanjang_di_Tulang_Bawang_Barat__Lampung.__Istimewa_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449331/original/009128300_1766054298-1000846788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418052/original/003419900_1763573564-longsor_di_sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406943/original/047368300_1762652163-DISHUB_PERIKSA_KONDISI_TRUK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5413852/original/010084600_1763203332-IMG_8060__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426036/original/098950800_1764250071-Mendagri.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405402/original/021689900_1762479257-pegiat_lingkungan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365736/original/041722900_1759205212-IMG-20250930-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409124/original/090705800_1762847004-1001169628.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448059/original/065762900_1765978898-Bengkel_motor_Fausul_di_Pulau_Mandangin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977999/original/017889900_1648530540-PMI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447862/original/001021800_1765966130-Batu_Nusuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448567/original/067225600_1766033308-1000630000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276590/original/081825200_1751957181-20250708-Banjir-ANg_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448993/original/011330600_1766044717-IMG-20251217-WA0381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418155/original/099953500_1763607580-Tangkapan_Layar_Video_Pelajar_Jatuh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448872/original/089550000_1766041751-IMG_20251218_112507_767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449346/original/079160500_1766055185-Kepala_Bulog_Kalteng_Budi_Sultika.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449480/original/029142300_1766063506-Ayah_Prada_Lucky_Namo__Pelda_Chrestian_Namo.png)