Liputan6.com, Makassar- Tim SAR gabungan terus memperkuat strategi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan sejak Sabtu (17/1/2026). Hingga hari ini, ratusan personel dari berbagai unsur dikerahkan dan dibagi ke dalam sejumlah sektor pencarian.
Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan, jumlah personel yang terlibat dalam operasi hingga Minggu (18/1/2026) bertambah dari 170 orang menjadi 476 orang.
"Untuk saat ini yang terdaftar mulai dari kemarin, tim SAR gabungan yang dikembangkan itu 476 orang. Itu berbagi dari TNI Polri, dari pihak pemerintah, dan juga dari instansi SAR lainnya, juga mahasiswa-mahasiswa potensi-potensi SAR yang ada di Sulawesi Selatan," ujar Andi Sultan kepada wartawan, Minggu (18/1/2026).
Selain personel, berbagai sarana dan prasarana juga dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian di medan pegunungan karst yang terjal.
"Untuk alat yang digunakan, alat yang digunakan itu tentu dari kendaraan, seperti truk, dari TNI, dari Basarnas, dan dari berbagai pihak. Begitu juga saat ini menggunakan heli dari Lanud," jelasnya.
Dia menyebutkan, helikopter dijadwalkan kembali melakukan penyisiran udara pada pagi hari untuk mencari koordinat yang telah dipetakan oleh tim gabungan.
"Pukul 06.30 heli akan take off untuk melakukan penyisiran di koordinat yang sudah kami plotkan," katanya.
5 Sektor Pencairan di Kawasan Gunung Bulusaraung
Dalam pelaksanaan pencarian darat, tim SAR gabungan telah membagi wilayah operasi ke dalam lima sektor utama agar pencarian lebih terarah.
"Tim terbagi atas lima, dengan lima sektor yang sudah kita tentukan ABCD-nya," ungkap Andi Sultan
Salah satu tim khusus diterjunkan lebih awal ke puncak gunung untuk melakukan asesmen awal menggunakan drone sebelum tim evakuasi bergerak lebih jauh.
"Tim satu, tim aju, ini akan menuju puncak untuk menerbangkan drone. Untuk sebagai asesmen melihat dari kondisi di bawah," ujarnya.
Dia menegaskan penggunaan drone penting mengingat kondisi medan yang curam dan berisiko, seperti di kawasan puncak Gunung Bulusaraung.
"Karena memang kalau untuk turun itu belum kita bisa pastikan apakah bisa menggunakan rafling untuk mencapai dasar jurang tersebut yang kami curigai," tambahnya.
Untuk memastikan kelancaran koordinasi di lapangan, sistem komunikasi juga diperkuat dengan berbagai perangkat pendukung.
"Untuk komunikasi kami menggunakan HT dengan memasang repeater yang sudah terpasang. Begitu juga untuk alat komunikasi yang mem-backup itu ada Starlink portable juga kami bawa," jelas Andi Sultan.
Kronologi Jatuhnya Pesawat
Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, sekitar pukul 13.17 WITA, Sabtu (17/1/2026).
Pesawat diduga berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, dengan perkiraan koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.
Pesawat tersebut berangkat dari Yogyakarta pada pukul 09.08 WITA dengan estimasi waktu tiba (ETA) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pukul 12.22 WITA.
Pada pukul 12.23 WITA, pesawat PK-THT diinstruksikan oleh petugas Air Traffic Control (ATC) Makassar Radar untuk melakukan intercept ILS Runway 21 melalui Openg pada ketinggian 5.300 kaki. Namun, pesawat dilaporkan melewati titik yang telah ditentukan (bablas).
Petugas ATC kemudian mengonfirmasi arah terbang pesawat dan menginstruksikan direct track ke final Runway 21. Pesawat sempat meminta menuju titik KABIB, namun diketahui telah melewati titik tersebut.
Selanjutnya, petugas mengarahkan pesawat ke final dengan heading 240 derajat dan kembali diulang dengan heading 250 derajat untuk intercept final Runway 21. Setelah instruksi tersebut, kontak dengan pesawat PK-THT dinyatakan hilang.
"Setelah itu lost contact. Upaya pemanggilan melalui APP maupun TWR sudah dilakukan, namun tidak ada jawaban dari pesawat,” demikian keterangan yang diterima Liputan6.com.
Data Penumpang dan Kru Pesawat Hilang Kontak
Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan menyampaikan, setelah menerima laporan hilang kontak, Basarnas Makassar langsung melakukan koordinasi lintas instansi untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Dia menyebut, data kru yang berada di dalam pesawat tersebut terdiri atas delapan orang, yakni:
Capt Andy Dahananto
Sic Fo Yudha Mahardika
XCU Capt Sukardi
FO Hariadi
EOB Frankyd Tanamal
BOB Junaidi
FA Florencia Lolita S
FA Esther Aprilita S
Selain kru, terdapat pula tiga orang penumpang pegawai KKP dalam pesawat tersebut. Mereka adalah Ferry Irawan dengan pangkat penata muda tingkat 1, jabatan analis kapal pengawas.
Kemudian, Deden Mulyana dengan pangkat penata muda tingkat 1, jabatan pengelola barang milik negara. Lalu Yoga Naufal dengan jabatan operator foto udara.

10 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475998/original/040892300_1768704938-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476142/original/031022700_1768713983-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_12.09.03.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475935/original/081315100_1768698227-115771.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5197520/original/095088500_1745476635-IMG-20250424-WA0038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475808/original/013591300_1768655186-1001517114.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475712/original/031976200_1768643673-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_4.47.01_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475396/original/026212900_1768612429-penanganan_tunawisma_oleh_Pemkot_Bandung.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475393/original/032929300_1768609976-longsoran_di_jalur_pendakian_Gunung_Papandayan_Garut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475382/original/082208500_1768606012-IMG_1814_Buaya_Karang_Anyar_Menyisakan_Duka_Nuriman_Tak_Pulang_Pencarian_Dihentikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474932/original/001941000_1768544185-1000922422.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475032/original/094385000_1768548144-Pemuda_meninggal_saat_balap_liar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475071/original/079119100_1768549321-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_14.36.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474935/original/085265600_1768544421-106043.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430002/original/070777600_1764649359-3.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449331/original/009128300_1766054298-1000846788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418052/original/003419900_1763573564-longsor_di_sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406943/original/047368300_1762652163-DISHUB_PERIKSA_KONDISI_TRUK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5413852/original/010084600_1763203332-IMG_8060__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405402/original/021689900_1762479257-pegiat_lingkungan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409124/original/090705800_1762847004-1001169628.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426036/original/098950800_1764250071-Mendagri.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365736/original/041722900_1759205212-IMG-20250930-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276590/original/081825200_1751957181-20250708-Banjir-ANg_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448059/original/065762900_1765978898-Bengkel_motor_Fausul_di_Pulau_Mandangin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447862/original/001021800_1765966130-Batu_Nusuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448567/original/067225600_1766033308-1000630000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977999/original/017889900_1648530540-PMI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448872/original/089550000_1766041751-IMG_20251218_112507_767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448993/original/011330600_1766044717-IMG-20251217-WA0381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418155/original/099953500_1763607580-Tangkapan_Layar_Video_Pelajar_Jatuh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449346/original/079160500_1766055185-Kepala_Bulog_Kalteng_Budi_Sultika.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449480/original/029142300_1766063506-Ayah_Prada_Lucky_Namo__Pelda_Chrestian_Namo.png)