Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 25 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto akan disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan pada Hari Raya Iduladha 2026. Hewan kurban tersebut memiliki bobot jumbo dengan rata-rata mencapai satu ton per ekor.
Bantuan sapi kurban itu terdiri dari 24 ekor untuk masing-masing kabupaten dan kota di Sulsel, serta satu ekor lainnya untuk Pemerintah Provinsi Sulsel.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sulsel, Andi Munawir, mengatakan sapi kurban bantuan Presiden dipilih dengan standar ketat dan wajib memenuhi syarat kesehatan sebelum disembelih.
“Sapi harus sehat, tidak kurus, tidak cacat, cukup umur, berjenis kelamin jantan dan tidak dikebiri,” ujar Andi Munawir, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan sapi kurban tersebut diprioritaskan berasal dari peternak lokal di masing-masing daerah. Selain menjaga kualitas hewan, kebijakan itu juga diharapkan dapat membantu perputaran ekonomi peternak di Sulsel.
Pemerintah menetapkan bobot minimal sapi kurban mencapai satu ton. Namun, daerah yang kesulitan mendapatkan sapi dengan ukuran tersebut diperbolehkan menyediakan dua ekor sapi dengan berat sekitar 500 kilogram per ekor.
“Sapi yang dikurbankan ini harus melalui pemeriksaan dan dinyatakan layak oleh Dinas Peternakan setempat. Jadi benar-benar dipastikan sehat sebelum disembelih,” jelasnya.
Setiap daerah juga telah menentukan lokasi pemotongan hewan kurban, yang umumnya dipusatkan di masjid-masjid yang telah ditunjuk pemerintah daerah.
Andi Munawir menambahkan, masjid penerima bantuan tahun sebelumnya tidak diperbolehkan kembali menerima bantuan pada tahun ini. Kebijakan itu dilakukan agar distribusi manfaat kurban bisa lebih merata di tengah masyarakat.
“Masjid yang tahun lalu sudah menerima, tidak diperkenankan lagi. Jadi harus dicari lokasi lain agar bantuan ini bisa dirasakan lebih luas,” tegasnya.
Untuk jatah Pemerintah Provinsi Sulsel, sapi kurban bantuan Presiden akan dipotong di Jeneponto. Seluruh sapi bantuan Presiden dijadwalkan disembelih secara serentak usai salat Iduladha.
Sementara itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel memastikan stok hewan kurban tahun ini masih dalam kondisi aman dan surplus.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Sriyanti Haruni, menyebut stok sapi di Sulsel mencapai 81.875 ekor, kerbau 5.354 ekor, dan kambing 51.639 ekor. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan Iduladha tahun ini.
“Kalau dilihat dari neraca antara ketersediaan dan kebutuhan, masih dalam kondisi surplus. Artinya, stok kita aman,” kata Sriyanti.
Permintaan hewan kurban tertinggi masih berasal dari wilayah perkotaan, terutama Makassar. Selain itu, Gowa dan Bone juga menjadi daerah dengan permintaan hewan kurban yang cukup tinggi.
Sriyanti menyebut Bone menjadi salah satu sentra peternakan terbesar di Sulsel yang tak hanya memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga menyuplai hewan ternak ke berbagai wilayah lain hingga luar pulau.
“Bone itu salah satu daerah dengan populasi ternak terbesar. Selain memenuhi kebutuhan sendiri, juga menyuplai ke daerah lain,” ungkapnya.

14 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6419443/original/068101800_1779289758-TES_123.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6424499/original/096841000_1779293857-IMG_20260520_211537.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6410648/original/003741400_1779282690-1001274846.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6408122/original/009098000_1779280618-IMG-20260520-WA0147.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6400221/original/029795200_1779274292-Koperasi_Merah_Putih_di_Pati_menghadap_ke_sawah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6394482/original/074002800_1779269641-1001274758.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501135/original/061618000_1770887810-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6307684/original/013837200_1779181923-WhatsApp_Image_2026-05-19_at_16.03.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6389014/original/042873600_1779264268-e91c279b-d7e3-496e-bd31-67da4e6d588e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6387186/original/005312500_1779262464-332281.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6383917/original/076479300_1779259100-1002060087.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6334906/original/051556200_1779209647-a4fe8b48-1e69-4a0d-a67b-15fb9deee0c1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6325315/original/081554900_1779200164-IMG-20260519-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6321223/original/082127100_1779196165-WhatsApp_Image_2026-05-19_at_20.02.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6324387/original/034380300_1779199221-Penampakan_pocong_di_Tangerang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6322804/original/067516400_1779197739-Screenshot_2026-05-19_202656.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6315507/original/054160700_1779189563-653200.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6321224/original/040093900_1779196208-1002056650.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5754659/original/071085200_1778656317-siswi-sma-jadi-korban-pelecehan-seks-anggota-dprd-di-maluku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6313505/original/095845500_1779187606-1001271699.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481725/original/076455900_1769144109-buah_menu_mbg_ada_ulat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5054281/original/091903900_1734400455-Snapinsta.app_298532642_196822186005884_5156155504984034611_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488155/original/007442200_1769736510-kapolres_sleman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479383/original/084866000_1768976901-Kepala_Disdik_Jawa_Barat_Purwanto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476549/original/066831900_1768790747-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480057/original/036717300_1769013852-tambang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479924/original/058776200_1768996184-black_box_pesawat_ATR_42-500_berhasil_ditemukan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479687/original/018004900_1768985969-1000939277.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479210/original/048749100_1768970947-135047.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478863/original/039458700_1768954137-1000521557.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484588/original/020101100_1769475271-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482934/original/022637500_1769296527-Motor_terduga_pelaku_perampokan_di_Lampung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482936/original/079259800_1769297387-Wakil_Menteri_Perlindungan_Pekerja_Migran_Indonesia__P2MI___Dzulfikar_Ahmad_Tawalla.png)