Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap kasus penipuan bisnis emas rongsok yang merugikan korban hingga setengah miliar rupiah. Tiga tersangka yaitu Heri Setiawan (31), Margono (34) dan Asri (26) diringkus. Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi juga menemukan aktivitas tambang emas ilegal hingga sabu.
Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto mengatakan kasus ini bermula dari laporan korban bernama Riky Susanto, warga Bukit Kemuning, Lampung Utara. Korban mengaku ditipu dalam transaksi bisnis emas rusak, bekas dan tidak dilengkapi surat oleh pelaku Heri Setiawan.
“Korban sebelumnya sudah beberapa kali melakukan transaksi bisnis emas dengan pelaku. Karena merasa percaya, korban kembali mengirim uang secara bertahap hingga total mencapai Rp 511 juta,” kata Didik, Rabu (20/5/2026).
Dalam laporan polisi Nomor LP/B/65/V/2026/SPKT/Polres Waykanan tertanggal 15 Mei 2026, korban mengaku mulai mengirim uang sejak 6 Mei 2026.
"Pelaku awalnya meminta dana Rp 50 juta untuk transaksi emas rongsok. Sehari kemudian, korban kembali diminta mentransfer Rp 50 juta. Tak berhenti di situ, pada 8 Mei 2026 korban mengirim Rp 150 juta, lalu Rp 200 juta pada 9 Mei 2026, dan tambahan Rp 61 juta pada 10 hingga 11 Mei 2026 melalui rekening korban," tuturnya.
Namun setelah seluruh uang dikirim, pelaku tiba-tiba sulit dihubungi dan menghilang. Korban kemudian mendatangi rumah pelaku, namun yang bersangkutan tidak ada.
Belakangan, korban mendapat informasi dari tersangka Margono bahwa Heri disebut-sebut diamankan polisi terkait transaksi emas rongsok. Margono bahkan meminta uang Rp 150 juta dengan alasan untuk 'mengeluarkan' Heri dari tahanan polisi.
Karena tidak memiliki uang sebesar itu, korban hanya menyerahkan Rp 20 juta melalui perantara di sebuah warung bakso di Kecamatan Baradatu, kabupaten setempat.
“Korban kemudian mengecek langsung ke Polres Way Kanan dan diketahui ternyata tidak ada penangkapan terhadap Heri. Merasa ditipu, korban akhirnya membuat laporan polisi,” jelas Didik.
Berbekal laporan tersebut, Tim Tekab 308 Presisi Polres Way Kanan langsung bergerak dan menangkap tersangka Margono di Warung Bakso Sumadi 2, Kecamatan Baradatu. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan uang Rp 20 juta yang diduga hasil penipuan.
Dari hasil pemeriksaan, Margono mengaku menjalankan aksi tersebut atas perintah Heri Setiawan yang saat itu berada di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Heri. Dari pengakuan Heri, polisi kembali bergerak memburu Asri yang diduga terlibat aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Way Kanan.
“Menjelang subuh, tim berhasil mengamankan tersangka Asri di lokasi tambang emas ilegal. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan narkotika jenis sabu-sabu yang disimpan di gubuk lokasi tambang,” bebernya.
Dari lokasi tersebut, polisi menyita 27 paket sabu lengkap dengan alat isap dan timbangan digital. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti aktivitas tambang emas ilegal seperti karung berisi material tanah, etalase kaca, ember berisi boraks hingga tabung oksigen.

10 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6419443/original/068101800_1779289758-TES_123.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6424499/original/096841000_1779293857-IMG_20260520_211537.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6408122/original/009098000_1779280618-IMG-20260520-WA0147.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6400221/original/029795200_1779274292-Koperasi_Merah_Putih_di_Pati_menghadap_ke_sawah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6394482/original/074002800_1779269641-1001274758.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501135/original/061618000_1770887810-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6391356/original/044595900_1779266739-656072.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6307684/original/013837200_1779181923-WhatsApp_Image_2026-05-19_at_16.03.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6389014/original/042873600_1779264268-e91c279b-d7e3-496e-bd31-67da4e6d588e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6387186/original/005312500_1779262464-332281.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6383917/original/076479300_1779259100-1002060087.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6334906/original/051556200_1779209647-a4fe8b48-1e69-4a0d-a67b-15fb9deee0c1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6325315/original/081554900_1779200164-IMG-20260519-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6321223/original/082127100_1779196165-WhatsApp_Image_2026-05-19_at_20.02.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6324387/original/034380300_1779199221-Penampakan_pocong_di_Tangerang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6322804/original/067516400_1779197739-Screenshot_2026-05-19_202656.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6315507/original/054160700_1779189563-653200.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6321224/original/040093900_1779196208-1002056650.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5754659/original/071085200_1778656317-siswi-sma-jadi-korban-pelecehan-seks-anggota-dprd-di-maluku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6313505/original/095845500_1779187606-1001271699.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481725/original/076455900_1769144109-buah_menu_mbg_ada_ulat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5054281/original/091903900_1734400455-Snapinsta.app_298532642_196822186005884_5156155504984034611_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488155/original/007442200_1769736510-kapolres_sleman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479383/original/084866000_1768976901-Kepala_Disdik_Jawa_Barat_Purwanto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476549/original/066831900_1768790747-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480057/original/036717300_1769013852-tambang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479924/original/058776200_1768996184-black_box_pesawat_ATR_42-500_berhasil_ditemukan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479687/original/018004900_1768985969-1000939277.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479210/original/048749100_1768970947-135047.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478863/original/039458700_1768954137-1000521557.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484588/original/020101100_1769475271-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482934/original/022637500_1769296527-Motor_terduga_pelaku_perampokan_di_Lampung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482936/original/079259800_1769297387-Wakil_Menteri_Perlindungan_Pekerja_Migran_Indonesia__P2MI___Dzulfikar_Ahmad_Tawalla.png)