4 Hari Pascakebakaran Maut Panti Jompo di Manado, Bagaimana Nasib Penghuni Lansia yang Selamat?

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Empat hari sudah berlalu pascakebakaran maut menewaska 16 warga lanjut usia (lansia) penghuni Panti Werdha Damai Manado pada, Minggu (28/12/2025) malam. Proses identifikasi masih terus dilakukan.

Lantas bagaimana nasib penghuni yang selamat dan operasional panti tersebut ke depannya?

"15 Lainnya ditambah dua pembantu atau penjaga selamat," ungkap Ketua Panti Werdha Damai Manado, Olva Sumual, Kamis (1/1/2026) malam.

Dia mengatakan, 15 lansia yang selamat saat ini sebagian masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Manado.

"Setelah mereka keluar dari rumah sakit, kami memikirkan di mana mereka akan ditampung," ujarnya.

Kebakaran hebat melanda Panti Werdha Damai di Ranomuut, Manado, Minggu (28/12/2025) malam, menewaskan 16 lansia yang sebagian besar tak mampu menyelamatkan diri dan hanya pasrah duduk di kursi roda. Api menghanguskan seluruh bangunan dan barang milik penghuni, sementara tiga orang lainnya mengal...

Janji Wali Kota Beri Tempat Penampungan Sementara

Dia mengatakan, memang sehari setelah kebakaran, Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang menjanjikan semacam rumah singgah sementara untuk para korban selamat. Pihaknya masih menunggu kelanjutan rencana itu.

"Kami masih menunggu penanganan lanjut untuk para korban yang selamat," ujarnya.

Sebagian Korban Selamat Dijemput Keluarga

Kabid Humas Polda Sulut Alamsyah P Hasibuan menambahkan, sebagian korban selamat sempat dirawat di rumah sakit, ada yang sudah dijemput keluarganya.

"Di RSUD Manado, ada sebanyak sembilan orang, satu di RS Awaloey, satu dirujuk ke RSUP Prof Kandow Manado," ujarnya.

Untuk korban yang dirujuk ke RSUP Prof Kandow, mengalami luka bakar hingga 80 persen. Sehingga butuh penanganan lebih lanjut.

"Korban mengalami luka bakar hingga 80 persen," ujarnya.

Ahli Dilibatkan Selidiki Penyebab Kebakaran

Terkait penyebab kebakaran, masih didalami. Apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan.

"Akan kita dapatkan kesimpulan apalabila sudah terkumpulkan keterangan dari saki-saksi. Nanti ada pemeriksaan dari saksi ahli dari Dinas Sosial," ujarnya.

Pihaknya juga melibatkan ahli untuk mengetahui penyebab kebakaran .

"Hingga saat ini sudah 10 orang saksi yang diperiksa, termasuk Ketua Panti Olva Sumual," ujarnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner