Geng Motor Bersenjata Anak Panah Serang Warga dan Kantor Jasa Kiriman di Makassar

13 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Aksi brutal kelompok geng motor kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kali ini sekawanan geng motor melakukan penyerangan terhadap warga dan sebuah kantor jasa pengiriman di kawasan GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (18/1/2026).

Panit Resmob Polsek Biringkanaya Ipda Dian Mandala Putra, membenarkan adanya aksi penyerangan tersebut. Ia mengatakan kawanan geng motor itu datang secara berkonvoi menggunakan sekitar 20 sepeda motor.

"Sekitar tanggal 18 dini hari terjadi penyerangan di daerah GOR Sudiang oleh rombongan konvoi motor yang berjumlah kurang lebih 20 unit," kata Dian, Selasa (20/1/2026).

Aksi para pelaku sempat terekam kamera pengawas atau CCTV. Dalam rekaman terlihat para pemuda memasuki kawasan permukiman sebelum melakukan penyerangan terhadap warga dan kantor jasa pengiriman barang.

"Para pelaku melakukan penyerangan ke salah satu kantor jasa pengiriman barang yang berada di sekitar lokasi," ujarnya.

Dalam aksinya, para pelaku melepaskan anak panah busur, menyalakan petasan, serta melempar batu ke arah bangunan dan warga sekitar. Akibatnya, kaca kantor jasa pengiriman pecah hingga melukai seorang pegawai.

"Saat penyerangan, para pelaku melontarkan batu sehingga kaca pecah dan serpihannya mengenai pelipis kanan salah satu pegawai," jelasnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat melakukan pengejaran terhadap rombongan geng motor. Satu orang terduga anggota geng motor pun berhasil tertangkap dan terkapar di jalan usai diamuk massa.

"Korban yang sempat tergeletak di jalan setelah kejadian diketahui merupakan bagian dari kelompok penyerang," ungkap Ipda Dian.

Polsek Biringkanaya kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran lanjutan. Sebanyak 12 orang berhasil diamankan di wilayah Kota Makassar.

"Kami telah mengamankan 12 orang, terdiri dari dua orang dewasa dan 10 lainnya masih berstatus anak di bawah umur," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pelaku mengakui telah mengonsumsi minuman keras sebelum melakukan aksi konvoi dan penyerangan.

"Motif awalnya mereka berkumpul, minum minuman keras, lalu konvoi untuk mencari lawan tanpa alasan yang jelas," bebernya.

Dian menambahkan, hingga saat pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Setidaknya 12 anggora geng motor kini berhasil ditangkap .

"Alhamdulillah kita sudah amankan 12 pelaku. Dua di antaranya dewasa dan sisanya masih di bawah umur," ungkapnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner