Liputan6.com, Jakarta - Dua pelajar SMK di Kabupaten Kudus Jawa Tengah, nyaris tewas dibabat senjata tajam oleh kawanan pelaku yang tak dikenal. Salah satu pelajar berinisial M (15) mengalami luka bacok belasan sentimeter di punggung, hingga membuatnya terkapar berdarah. Kejadian penganiayaan yang menimpa dua korban ini berlangsung di Jalan Raya Kudus-Colo, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Jumat (8/5/2026) siang.
M merupakan siswa SMK Negeri 2 Kudus. Sedangkan satu korban lainnya mengalami luka lebih ringan. Dia diperbolehkan pulang usai menjalani perawatan di Puskesmas.
"Kejadian tersebut sudah kami tindak lanjuti. Saat ini, kami berkoordinasi dengan Reskrim Polres Kudus untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB, usai kegiatan belajar mengajar di sekolah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban pulang sekolah dengan mengendarai sepeda motor secara beriringan dengan jarak sekira 50 meter.
Dari keterangan korban, pelaku diduga berjumlah enam orang. Kawanan pelaku mengendarai dua sepeda motor, dengan posisi masing-masing berboncengan tiga orang.
Korban pertama mengalami penganiayaan di pertigaan Poh Dengkol, Desa Rejosari Dawe. Pelaku yang datang dari sisi kiri jalan, mengayunkan senjata tajam hingga mengenai lengan kiri dan punggung korban.
Tidak lama berselang, korban kedua juga mengalami penganiayaan. Di lokasi berbeda yang berada tak jauh dari tempat pertama, korban dikejar dan dibacok pelaku saat melintas di depan Warung Bakso Pak Sidiq.
Usai kejadian, korban M pulang melalui jalur Desa Kandanganmas, sebelum akhirnya dibawa ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara korban kedua, sempat menjalani perawatan di Puskesmas Rejosari dan diperbolehkan pulang.
Humas RSUD Mufid membenarkan adanya seorang pelajar SMK yang masuk akibat luka bacok. “Pokoknya ada satu pasien dari siswa SMK. Dari informasi tadi masuk pukul 11.49 WIB,” ujarnya.
Ia menjelaskan, korban datang dengan luka bacok cukup panjang di bagian punggung hingga melebar ke bahu kiri.
“Masuk ke sini dengan luka bacok di area punggung. Area punggung melebar ke bahu kiri sepanjang kurang lebih 15 sentimeter dan cukup dalam, disertai pendarahan,” jelasnya.
Saat pertama kali tiba di rumah sakit, lanjut Mufid, kondisi korban sempat menurun. Hal itu akibat luka dan kehilangan darah.
“Pada saat masuk memang pasien kurang sadar. Tapi secara komunikasi masih bisa merespons, meski belum bisa dipastikan sepenuhnya,” terangnya.
Tim medis RSUD langsung melakukan tindakan penanganan terhadap korban. Hingga Jumat sore, kondisi pasien dilaporkan mulai membaik namun masih dalam tahap observasi intensif di IGD.
“Sekarang pasiennya sudah membaik setelah dilakukan perawatan. Tapi masih masa observasi, jadi belum dipindah ke ruang rawat,” imbuhnya.
Ia menambahkan, apabila kondisi korban stabil maka akan dipindahkan ke ruang rawat umum. Namun jika kondisinya menurun, pasien akan dirawat di ruang SCU untuk penanganan lebih lanjut.
“Kalau nanti kondisinya membaik akan dipindah ke ruang rawat reguler. Tapi kalau menurun akan dipindah ke ruang SCU,” terangnya.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan serangkaian penyelidikan.
“Kami sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Inafis dan Resmob Polres Kudus,” ungkap Jajang.
Selain pakaian korban, polisi juga mengamankan sepeda motor korban dalam kejadian tersebut.
Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyisiran dan pendalaman guna mengungkap identitas para pelaku penganiayaan tersebut.
Peristiwa yang menimpa dua pelajar ini disinyalir buntut dari aksi tawuran massal yang terjadi pada Selasa (6/5/2026). Perkelahian yang melibatkan puluhan siswa dari tiga sekolah ini, dipicu provokasi di media sosial.
Informasi yang diterima Liputan6.com, aksi tawuran berawal dari aksi saling tantang antar pelajar di dunia maya. Situasi pun memanas, hingga berujung aksi mendatangi salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Dawe.
Puluhan siswa yang terlibat tawuran yakni dari SMK NU Ma’arif 2 Jekulo, SMK Kristen Nusantara dan SMK Negeri 2 Kudus.
Dari kesaksian warga di sekitar lokasi, puluhan siswa STM yang merupakan gabungan dari SMK NU Ma’arif 2 Jekulo dan SMK Kristen Nusantara, datang bersama-sama menuju kawasan dekat SMK Negeri 2 Kudus di Kecamatan Dawe.
Rombongan pelajar nakal ini berkerumun di lokasi yang tak jauh dari SMK Negeri 2 Kudus. Kedatangan para pelajar SMK NU Maarif dan SMK Kristen Nusantara ini diadang puluhan siswa SMK Negeri 2.
Karena sama-sama saling tersulut emosi, sehingga aksi bentrokan pun tidak terhindarkan. Mereka saling kejar dan baku hantam.
“Mereka datang beramai-ramai, terus dari pelajar SMK Negeri 2 Kudus juga keluar. Akhirnya langsung berantem,” ujar Masrukin, salah satu warga setempat, Selasa (5/5/2026).
Dalam peristiwa itu, sejumlah pelajar terlihat membawa pentungan bambu. Aksi saling pukul pun terjadi, sebelum akhirnya dilerai aparat kepolisian bersama warga sekitar.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, satu pelajar mengalami luka dan telah mendapat perawatan medis. Selain itu, dua sepeda motor terpaksa diamankan polisi, karena mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Untuk mencegah kejadian serupa, pihak Polres Kudus bersama tiga sekolah, Koramil, pemerintah kecamatan, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah melakukan rapat koordinasi.
Dalam pertemuan itu, semua pihak sepakat memperkuat pengawasan dan menjaga kondusivitas wilayah. pihak sepakat memperkuat pengawasan dan menjaga kondusivitas wilayah.

10 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5662313/original/065111900_1778316295-1001237745.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5662306/original/069204800_1778315691-IMG-20260509-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5644004/original/033633400_1778250972-takoyaki__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5645022/original/084168600_1778252855-by_rita__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5641668/original/009609200_1778246924-cheeryl_aksesori__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5662288/original/068635600_1778313194-Wallace_Wiley_raih_doktor_kehormatan_honoris_causa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5661828/original/014522100_1778305637-1001238299.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5656642/original/085375700_1778281598-1001236440.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5633409/original/089597100_1778233120-IMG-20260508-WA0056.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5639319/original/055935300_1778243057-IMG-20260507-WA0102.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5639904/original/057571400_1778243845-gempa_keerom.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5639651/original/050121100_1778243507-1001235616.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5635217/original/022875900_1778236122-1000760824.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5634082/original/073192300_1778234202-1001150488.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5632700/original/050817200_1778231994-IMG-20260508-WA0060.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/716692/original/video-mesum-140804.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5626236/original/081455600_1778221033-gunung_dukono_0805.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481725/original/076455900_1769144109-buah_menu_mbg_ada_ulat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5054281/original/091903900_1734400455-Snapinsta.app_298532642_196822186005884_5156155504984034611_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470773/original/049400900_1768224294-1001498730.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488155/original/007442200_1769736510-kapolres_sleman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479383/original/084866000_1768976901-Kepala_Disdik_Jawa_Barat_Purwanto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476549/original/066831900_1768790747-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480057/original/036717300_1769013852-tambang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479924/original/058776200_1768996184-black_box_pesawat_ATR_42-500_berhasil_ditemukan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479210/original/048749100_1768970947-135047.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470736/original/067576900_1768218812-Nuriman_Hilang_di_Cabang_Ruan_SAR_Berjuang_Melawan_Arus_dan_Dugaan_Diterkam_Buaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5197520/original/095088500_1745476635-IMG-20250424-WA0038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472139/original/059675600_1768318088-WhatsApp_Image_2026-01-13_at_21.37.21__1_.jpeg)