MTQ Nasional 2026 Digelar di Semarang, Ada Rekor yang Bakal Dipecahkan

7 hours ago 3

Liputan6.com, Semarang - Pemerintah Kota Semarang menegaskan kesiapan menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI 2026. MTQ ini diperkirakan diikuti 8.000 kafilah dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam keteranganya usai pengarahan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Selasa (21/4/2026), Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengungkapkan pihaknya siap menjadi tuan rumah yang baik.

"Kota Semarang sangat siap. Kita sudah latihan untuk kirab rebana dari Masjid Soleh Darat," katanya.

Agustina menegaskan, pihaknya tidak hanya fokus pada penyelenggaraan, namun juga memberikan kesan mendalam bagi para tamu yang datang. Mulai dari kirab hadroh sebagai bagian prosesi pembukaan, festival hadroh tingkat nasional, hingga penyelenggaraan expo kaligrafi dan kawasan halal food. Pemkot juga menyiapkan destinasi wisata religi, termasuk pengembangan desa wisata dan kawasan budaya seperti Pasar Johar dan Kota Lama.

Pelaksanaan bertepatan dengan musim kemarau, kawasan utama seperti Simpang Lima dengan ornamen pendukung kemeriahan kegiatan bertaraf nasional juga terus dikebut. Di sisi lain, pembenahan drainase, pengendalian banjir, serta penyiapan titik parkir dan rekayasa lalu lintas juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan peserta dan tamu yang diperkirakan mencapai 8.000 kafilah dari 38 provinsi.

Di sisi lain, Kota Semarang juga menyiapkan agenda unggulan berupa pemecahan rekor MURI saat pembukaan MTQ Nasional 2026.

"Kami mengusulkan pencatatan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk menyanyikan Mars MTQ dengan peserta terbanyak saat pembukaan. (Kegiatan ini) akan melibatkan siswa, santri, dan ibu-ibu pengajian," kata Agustina.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menjelaskan, rangkaian gelaran MTQ nasional di Semarang meliputi antara lain:

  • Kedatangan dan registrasi kafilah: 11-12 September 2026
  • Pembukaan: 12 September 2026
  • Pelaksanaan lomba: 13-19 September 2026
  • Penutupan: 19 September 2026
  • Kepulangan kafilah: 20 September 2026.

Lokasi pembukaan dan penutupan di Lapangan Simpang Lima. Sedangkan untuk Malam Ta’aruf dan Pameran MTQ di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Sedangkan Pawai Ta’aruf akan start di Halaman Balai Kota Semarang dan finish di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyatakan, siap mendukung penuh seluruh tahapan pelaksanaan MTQ Nasional di Semarang.

"Pelaksanaan MTQ bukan hanya sukses dalam acaranya, sukses dalam prestasinya, yang tidak kalah penting adalah bagaimana sukses mengungkit pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Khususnya pelaku UMKM," ujarnya.

"Apalagi nanti akan ada event penyerta sebagaimana yang diusulkan Kota Semarang, antara lain festival rebana, dugderan mini, dan syiar keagamaan, dan lainnya," katanya.

Persiapan fasilitas halal dilakukan baik dari segi penyelenggaraan, penginapan hingga kegiatan pendukung hingga gebrakan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner