Update Korban Banjir Bandang di Sitaro Sulut: 12 Orang Meninggal, 6 Masih Hilang

1 month ago 29

Liputan6.com, Jakarta - Banjir bandang menerjang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), pada Senin (5/1/2026) subuh. Banjir tersebut membuat 12 orang meninggal dunia dan enam hilang.

Korban meninggal tersebar di tiga desa dan satu kelurahan. Desa tersebut adalah Batusenggo, Peling, dan  Laghaeng. Satu kelurahan lainnya adalah Bahu.

Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, menyampaikan duka yang mendalam atas bencana yang melanda bumi Karangetang di awal tahun 2026.

"Kami turut berbelasungkawa, prihatin, serta berempati sedalam-dalamnya kepada korban yang terdampak bencana," kata dia, Senin (5/1/2026).

Chyntia mengimbau warga agar tetap tenang dan tanggap dengan kondisi alam saat ini.

"Jaga keselamatan semuanya dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Chyntia.

Data Korban Meninggal dan Hilang

Korban meninggal dunia:

1. Alfian Anise (Warga Desa Batusenggo)

2. Priscila Saol (Warga Desa Batusenggo)

3. Aleksius Olongsongke (Warga Desa Peling)

4. Silvia Pamondorang (Warga Desa Peling)

5. Rafles Kobis (Warga Desa Laghaeng)

6. Hermina Maningide (Warga Desa Laghaeng)

7. Florensi Bawote (Warga Kelurahan Bahu)

8. Juanita Bangsa (Warga Kelurahan Bahu)

9. Santi Diamanis (Warga Kelurahan Bahu)

10. Swinggli Dalending (Warga Kelurahan Bahu)

11. Angkol Tamalongehe (Warga Kelurahan Bahu)

12. Hermina Maningide (Warga Kelurahan Bahu)

Korban hilang:

1. Ratmon Bangsa

2. Adris Pianaung

3. Leon Pianaung

4. Kairis Kansil (bayi)

5. Vardilin Tamalongehe

6. Azriel Tatambihe (balita).

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner