Liputan6.com, Jakarta - Penangkapan tiga pemburu rusa di kawasan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), diwarnai kejar-kejaran dan baku tembak. Polisi akhirnya berhasil meringkus Yasin (36), Abdulah (37) dan Adrun (35), tiga warga Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Ketiga pelaku ini menangkap rusa secara ilegal. Ketiganya merupakan warga NTB," kata Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, Selasa (16/12/2025).
Dia melanjutkan, dalam patroli gabungan di perairan Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, petugas Ditpolairud Polda NTT sempat terlibat kontak senjata dengan sekelompok pemburu rusa ilegal asal NTB itu.
Patroli gabungan ini, lanjut dia, merupakan tindak lanjut dari permintaan resmi BTNK setelah adanya laporan intelijen mengenai rencana perburuan rusa di wilayah Loh Laju Pemali, salah satu zona konservasi Taman Nasional Komodo.
Dia menegaskan bahwa Polda NTT berkomitmen penuh menjaga kelestarian ekosistem, dan menindak tegas setiap kejahatan terhadap satwa lindung.
“Patroli gabungan ini adalah bentuk sinergi Polri bersama instansi terkait dalam melindungi kawasan konservasi nasional dari aktivitas ilegal, yang merusak ekosistem dan mengancam kelangsungan hidup satwa liar," tegasnya.
Dijelaskan, rangkaian patroli dimulai sejak Sabtu, 13 Desember 2025, setelah petugas BTNK menerima informasi adanya rencana perburuan rusa secara ilegal. Informasi tersebut diperkuat lagi dengan pemantauan GPS tracker yang terpasang pada perahu para pelaku.
Kontak Senjata
Tim gabungan yang melibatkan Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, Satpolairud Polres Manggarai Barat, Gakkum Kementerian Kehutanan, serta BTNK, kemudian bergerak dengan cepat menuju lokasi target pada malam hari.
Pada Minggu, 14 Desember 2025 sekitar pukul 02.00 Wita, petugas mendapati sebuah perahu yang sesuai dengan ciri-ciri target. Saat dilakukan upaya penghentian, perahu pelaku justru melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan menembaki speedboat tim patroli.
"Sempat terjadi kejar-kejaran dan kontak senjata di perairan Pulau Komodo," ujarnya.
Petugas kemudian melepaskan beberapa kali tembakan peringatan hingga akhirnya berhasil menghentikan perahu tersebut. Tiga orang terduga pelaku itu berhasil ditangkap, sementara sejumlah pelaku lainnya melompat ke laut dan masih dalam proses pencarian.
Sita Barang Bukti
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan hari Senin (15/12/2025), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam perahu tanpa nama berwarna abu-abu, antara lain satu rusa jantan, satu pucuk senjata api laras panjang lengkap dengan peluru, sepuluh butir selongsong peluru, dua bilah pisau, tiga tas, satu unit telepon seluler, senter, tikar serta perlengkapan lain.
Dia menambahkan tindakan tegas ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung penegakan hukum lingkungan, khususnya di kawasan konservasi dunia seperti Taman Nasional Komodo.
“Pulau Komodo adalah kawasan konservasi kelas dunia. Tidak ada toleransi terhadap perburuan satwa dilindungi. Kami akan terus meningkatkan patroli dan penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan lingkungan,” tandasnya.

2 months ago
32
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443459/original/033449300_1765690432-telur_asin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/817544/original/014199200_1424873064-ilustrasi-begal-motor-5-150225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518481/original/056670500_1772509744-image_870x_69a5924cb44ab.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518469/original/007392900_1772509442-WhatsApp_Image_2026-03-03_at_10.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987579/original/047687300_1649299585-251259592_1243104059497977_2323707601441084864_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5257855/original/085302700_1750324153-1746491778.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515475/original/095872500_1772176644-Gubernur_Kaltim_Rudy_Ma_sud.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518067/original/044699000_1772458241-Senja_di_kampung_pesisir_Batam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508796/original/004578600_1771600299-247987.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514832/original/001117600_1772109412-gajah_mati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515114/original/004720200_1772161679-Petugas_mengevakuasi_potongan_tubuh_dari_Pantai_Ketewel_Gianyar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517987/original/083482700_1772447359-Barang_bukti_ksaus_pembunuhan_sadis_pemuda_di_Lampung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513266/original/057747700_1772008140-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_15.17.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517928/original/077675100_1772444068-Pesantren_di_Sukabumi_ambruk_akibat_tanah_bergerak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339130/original/010020800_1757041131-celso-oliveira-OAiVg4O7CPQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517901/original/052085000_1772442878-Presiden_ke-7_RI_Joko_Widodo_atau_Jokowi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511098/original/062584100_1771888415-1000596420.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517691/original/011314800_1772436938-1000074554.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517629/original/047123400_1772434221-1001051279.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418052/original/003419900_1763573564-longsor_di_sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449331/original/009128300_1766054298-1000846788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406943/original/047368300_1762652163-DISHUB_PERIKSA_KONDISI_TRUK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5413852/original/010084600_1763203332-IMG_8060__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426036/original/098950800_1764250071-Mendagri.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448872/original/089550000_1766041751-IMG_20251218_112507_767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409124/original/090705800_1762847004-1001169628.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405402/original/021689900_1762479257-pegiat_lingkungan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276590/original/081825200_1751957181-20250708-Banjir-ANg_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449480/original/029142300_1766063506-Ayah_Prada_Lucky_Namo__Pelda_Chrestian_Namo.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365736/original/041722900_1759205212-IMG-20250930-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448059/original/065762900_1765978898-Bengkel_motor_Fausul_di_Pulau_Mandangin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447862/original/001021800_1765966130-Batu_Nusuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448567/original/067225600_1766033308-1000630000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418155/original/099953500_1763607580-Tangkapan_Layar_Video_Pelajar_Jatuh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449346/original/079160500_1766055185-Kepala_Bulog_Kalteng_Budi_Sultika.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977999/original/017889900_1648530540-PMI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448993/original/011330600_1766044717-IMG-20251217-WA0381.jpg)