Liputan6.com, Semarang - Hari ini perempuan di kota Semarang serempak menggenakan pakaian kebaya identik dengan sosok Hari Kartini. Kebaya jadi bentuk penghormatan dilakukan atas emansipasi yang dirasakan perempuan Semarang setelah berdirinya sekolah khusus perempuan Kartini di tahun 1912.
Nawal Arafah Yasin, istri Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam peringatan hari Kartini di Rembang menyebutkan kiprah RA Kartini di dunia pendidikan dimulai dari Kota Semarang dengan berdirinya Kartini School atau Sekolah Kartini.
Atas keinginan Kartini, maka sekolah khusus perempuan yang didirikan Yayasan van Deventer perempuan Kota Semarang bisa mengenyam pendidikan dan terus berkembang hingga berdirinya sekolah modern belasan perempuan telah mengenyam bangku sekolah.
Bicara soal data dari Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Jawa Tengah semester I 2025 tercatat sebanyak 38.562.958 jiwa. Dari total tersebut, sebanyak 19.402.189 jiwa didominasi dari kalangan perempuan.
Dengan fakta bonus demografi tersebut, Hari Kartini mengingatkan kembali makna perempuan bukan lagi sosok "konco wingking" di era milenium. Perempuan bisa punya posisi dan peran yang tak kalah penting dalam urusan pembangunan.
Dalam pembangunan, perempuan menjadi yang terdepan dalam praktik pemberdayaan berbasis perempuan. Bahkan Wali Kota Semarang Agustina melihat sendiri, bagaimana peran menjaga kesehatan masyarakat, diambil alih oleh perempuan sebagai kader Posyandu yang jumlahnya kini mencapai 16.000 kader.
“Ketika saya diundang di California State University, mereka sangat mengapresiasi bagaimana para kader Posyandu mampu menjaga kesehatan masyarakat di sekitarnya. Ini menjadi contoh bagaimana rasa tanggung jawab sosial bisa tumbuh dari masyarakat, khususnya kaum perempuan. Bahkan hingga ke ranah global,” ujar Agustina, Selasa, 21 April 2026.
Satu lagi, dalam urusan pengelolaan lingkungan, perempuan lah paling terdepan dalam menggerakkan Semarang Wegah Nyampah melalui bank sampah. Dengan keterlibatan aktif kader PKK dan komunitas, gerakan ini turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat hingga mencapai Rp2,2 miliar.
Sadar akan perannya melindungi perempuan, Pemerintah Kota Semarang terus memberi ruang Komitmen Pemerintah Kota Semarang juga diperkuat melalui pembentukan 177 Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang tersebar di seluruh wilayah. Kelurahan menjadi garda terdepan dalam memastikan perempuan dan anak mendapatkan perlindungan sekaligus ruang untuk berkembang.
“Perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek utama perubahan. Ketika perempuan berdaya, keluarga menjadi kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan Kota Semarang akan semakin hebat,” tegas Agustina.
Kini momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa kiprah perempuan, khususnya di Kota Semarang, bukan sekedar berada ditataran lokal, tetapi juga harus mampu menginspirasi dan mendapat pengakuan dunia.
"Kita mendorong perempuan untuk belajar, berani mengambil peran, serta memperluas kontribusi di berbagai bidang," tambahnya.
Kartini dan Kota Semarang adalah bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan spiritualnya menjadi tokoh emansipasi perempuan.
Nawal Arafah Yasin, istri Wakil Gubernur Jawa Tengah merekam jejak Kartini sebagai pahlawan nasional tersebut saat mendirikan sekolah perempuan pertama pada 1912 di Semarang, di tengah keterbatasan ruang gerak perempuan.

1 day ago
7
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562205/original/037441000_1776814537-WhatsApp_Image_2026-04-22_at_06.21.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562970/original/004784100_1776843900-Apel_Lapas_Samarinda.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561797/original/033863200_1776760951-utbk2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562041/original/073337800_1776773912-BPJS.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562105/original/030415600_1776780670-Teknologi_neuronavigasi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562073/original/097444900_1776776628-Rektor_UNS_Hartono.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562057/original/002140500_1776774967-1000705470.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562063/original/035008000_1776775392-303794.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562007/original/008394400_1776771273-0421__2__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561904/original/009938100_1776764904-foto3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561920/original/089801900_1776765462-Foto_4__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561922/original/090925600_1776765534-IMG-20260421-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561901/original/005961300_1776764818-1000953110.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561858/original/033123200_1776762869-1001928043.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561843/original/034742700_1776762325-20260421_121753.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561814/original/078516400_1776761239-Makan_pelajar_SMA_korban_penganiayaan_di_Bantul.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561777/original/052295900_1776760179-1001184223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561757/original/064978300_1776759475-Dokter_Oci.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455044/original/056529800_1766622579-20251022_083032.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461578/original/002716500_1767422898-Polisi_tangkap_bule_Prancis_Ludovic_Roche_alias_Muhammad_Ali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461318/original/026691200_1767368610-longsor_sumedang_polisi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457388/original/098978100_1766999312-c3b31aa4-8d23-40c2-a6de-b6d19122ae4d.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451495/original/061559800_1766303509-Picsart_25-12-21_15-41-32-741__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455784/original/057143100_1766732551-WhatsApp_Image_2025-12-26_at_12.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444063/original/089894700_1765770385-c56c8ac3-5948-4515-963a-5575d43dc65b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481725/original/076455900_1769144109-buah_menu_mbg_ada_ulat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458914/original/086559600_1767112256-WhatsApp_Image_2025-12-30_at_23.18.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457376/original/053803200_1766998998-viral_video_pejabat_batam.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5054281/original/091903900_1734400455-Snapinsta.app_298532642_196822186005884_5156155504984034611_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461323/original/055925700_1767369827-bupati_sumedang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468125/original/073447100_1767942150-WhatsApp_Image_2026-01-09_at_13.50.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465731/original/028888400_1767774814-1000898749.jpg)