Hendak Cuci Tangan, Warga Temukan Mayat Membusuk di Saluran Irigasi

3 weeks ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Seorang warga bernama Nurhasan menemukan mayat pemuda yang sudah membusuk, saat hendak mencuci tangan di saluran irigasi persawahan, Pekon Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Senin (9/2/2026).

“Awalnya saksi mencium bau tidak sedap dari aliran air irigasi saat hendak mencuci tangan. Ia kemudian mengajak dua rekannya untuk mencari sumber bau tersebut,” kata Kapolres Tanggamus AKP Rahmad Sujatmiko dikonfirmasi, Selasa (10/2).

Saat menyusuri aliran air di bawah pepohonan pisang, ketiganya menemukan sesosok tubuh tersangkut pada batang kayu di saluran irigasi. Warga sekitar kemudian dipanggil untuk memastikan temuan tersebut.

"Dari hasil pengecekan, salah seorang warga mengenali jasad tersebut sebagai Ibnu Wafid Alfarobi (18), warga Pekon Gunung Megang, Kecamatan Pulau Panggung," sebutnya.

Tim Inafis Polres Tanggamus tiba di lokasi sekira pukul 18.30 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi penemuan berada di saluran irigasi perkebunan yang curam, berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman warga, dengan kondisi pencahayaan terbatas karena sudah menjelang malam.

“Jenazah ditemukan tersangkut kayu yang menghalangi laju air. Proses evakuasi cukup sulit karena kontur tanah bertebing dan kondisi gelap,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, jasad dalam kondisi membusuk dan terdapat banyak belatung. Identifikasi dilakukan setelah empat orang keluarga korban memastikan ciri-ciri fisik yang dikenali, seperti kondisi gigi dan jari tangan, serta pakaian yang dikenakan.

Rahmad menerangkan, polisi tak menemukan tanda-tanda luka luar pada tubuh korban selain kerusakan jaringan akibat proses pembusukan.

Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi serta mendalami riwayat korban sebelum dinyatakan hilang.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Selasa sore (27/1/2026). Kapolsek Pulau Panggung AKP Jumbadio mengatakan, berdasarkan laporan keluarga, Ibnu terakhir kali meninggalkan rumah sekira pukul 17.00 WIB tanpa pamit.

Polisi saat itu telah mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan korban untuk segera melapor guna membantu proses pencarian.

Kasus itu kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Tanggamus untuk memastikan penyebab kematian korban.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner