Warga Ungkap Awal Mula Kebakaran di Gandamekar Bekasi

23 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Ferdi (25), warga Kampung Rawajulang, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi menyaksikan kobaran api dengan cepat merembet dari area asal insiden yakni gudang penyimpanan limbah ke rumah penduduk.

"Api dari gudang merembet ke beberapa rumah. Saya belum tahu penyebabnya dari mana tapi gudang itu berisi limbah plastik," kata Ferdi di lokasi, Minggu (31/5/2026) malam. Dikutip dari Antara.

Api diduga pertama kali muncul dari area gudang lalu dengan cepat merembet ke tiga unit rumah warga di sekitar, bahkan turut menghanguskan satu truk yang terparkir di dalam gudang.

Menurut dia, kobaran api mulai terlihat sejak sekitar pukul 17.30 WIB. Warga yang rumahnya terancam segera berupaya menyelamatkan barang-barang berharga untuk menghindari kerugian lebih besar mengingat api merembet dengan begitu cepat dan langsung menyebar.

"Sudah ada beberapa rumah yang terkena. Tadi warga sempat mengamankan barang-barang dari rumah," ujarnya.

Hingga lebih dari dua jam setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran masih terlihat berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membesar akibat banyak material mudah terbakar di dalam gudang.

Komandan Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi Adhi Nugroho menyatakan 12 unit armada dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar gudang penyimpanan limbah tersebut.

Selain armada regu pemadam kebakaran (damkar) dari Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, unit damkar bantuan juga datang dari sejumlah sektor, termasuk Damkar Kota Bekasi, pengelola kawasan industri MM2100 serta unsur TNI.

"Awalnya mengerahkan tiga unit dari Mako Cibitung. Karena api cukup besar, kami juga meminta bantuan dari berbagai sektor termasuk Damkar Kota Bekasi," katanya.

Ia mengungkapkan proses pemadaman mengalami kendala karena objek yang terbakar merupakan gudang penyimpanan limbah berisi plastik, kain tekstil dan material mudah terbakar lain. Kondisi tersebut membuat api sulit dikendalikan serta mempercepat penyebaran kobaran api.

"Saat ini kami masih terus berupaya memadamkan api yang masih tersisa di area gudang. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka. Soal penyebab kejadian, biar nanti dari pihak kepolisian yang menjelaskan setelah proses penyelidikan," pungkas dia.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner