Kapolri Sebut Arus Balik Lebaran Lancar, Ini Alasannya

22 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Arus balik Lebaran 2026 di lintasan Sumatera-Jawa terpantau terkendali. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai pengelolaan lalu lintas selama periode mudik dan balik di jalur lintas Sumatera-Jawa berjalan efektif, dengan skema rekayasa yang diterapkan secara adaptif.

“Secara umum arus balik masih dalam kategori hijau atau lancar. Kami juga menyiapkan skenario alternatif apabila terjadi antrean panjang,” ujar Sigit di Lampung, Sabtu (28/3/2026).

Dia menjelaskan, berbagai strategi seperti delaying system hingga pengaturan berbasis indikator situasi hijau, kuning dan merah mampu menjaga kelancaran arus kendaraan. Distribusi arus balik, termasuk di lintasan Jawa-Bali, juga dinilai berjalan baik.

Data menunjukkan, sekira 51 persen atau 267.968 penumpang dan 83.357 kendaraan telah kembali dari Bali ke Jawa.

Sementara 49 persen lainnya dijadwalkan menyusul dalam beberapa hari ke depan, sehingga tetap menjadi perhatian dalam pengaturan trafik.

"Secara keseluruhan, tren arus balik tahun ini menunjukkan kondisi yang semakin terkendali. Hingga H+6, tercatat 651.195 penumpang atau sekitar 72 persen telah kembali ke Pulau Jawa dari total 898.864 pemudik," terangnya.

Untuk kendaraan, sebanyak 169.385 unit atau sekitar 71 persen sudah kembali dari total 239.920 unit saat arus mudik.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo menegaskan bahwa peningkatan volume kendaraan saat arus balik masih dapat diantisipasi dengan baik.

“Arus balik memang meningkat, namun layanan tetap berjalan lancar dan merata. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh stakeholder,” katanya.

Hal senada disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Ia mengapresiasi kedisiplinan masyarakat serta sinergi lintas sektor dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik tahun ini.

“Dari Bakauheni masih tersisa sekitar 30 persen pemudik. Seluruh skema telah disiapkan, mulai dari buffer zone, delaying system, hingga kapal tambahan, sehingga kepadatan dapat diurai dalam dua hari ke depan,” ujarnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026 pukul 00.00-14.00 WIB, total penumpang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H+6 mencapai 1.085.745 orang atau naik 2,1 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah kendaraan tercatat 259.776 unit, meningkat 4 persen.

Sementara itu, arus dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.241.356 penumpang atau naik 2,5 persen, dengan total kendaraan 314.209 unit atau tumbuh 6,7 persen.

Selama periode ini, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak-Bakauheni. Pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) diterapkan saat terjadi lonjakan penumpang, didukung 1.926 personel gabungan untuk menjaga operasional tetap optimal.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menyebut kebijakan stimulus seperti diskon tarif dan penerapan tarif tunggal terbukti efektif dalam mendistribusikan arus kendaraan.

“Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah tertib membeli tiket melalui Ferizy dan datang sesuai jadwal,” ujarnya.

Dengan masih tersisa sekitar 28 persen pemudik yang akan kembali, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan kesiapan penuh tetap terjaga.

"Koordinasi dan langkah antisipatif menjadi kunci agar arus balik tetap lancar hingga periode layanan berakhir," tandasnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner