Sudewo Ditangkap KPK, Pemprov Jateng Dampingi Masa Transisi Kepemimpinan di Pati

2 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Masa transisi kepemimpinan di Kabupaten Pati pasca-Bupati nonaktif Sudewo tertangkap KPK, mendapat perhatian serius oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tidak tinggal diam, Pemrov Jateng fokus mendampingi penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pati.

"Penguatan manajemen talenta sangat penting untuk memastikan birokrasi tetap berjalan profesional dan berkelanjutan. tanpa terpengaruh dinamika politik maupun perubahan kepemimpinan," ujar Sekertaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno.

Penegasan itu dikatakan Sumarno saat peluncuran Komitmen Pelaksanaan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (24/1/2025).

Di hadapan pejabat dan ASN Pemkab Pati, Sumarno menyebut Kabupaten Pati menjadi salah satu daerah yang menegaskan komitmen manajemen talenta, meski saat ini berada dalam masa transisi kepemimpinan.

“Manajemen talenta ini penting untuk memastikan birokrasi tetap bekerja secara profesional dan stabil. Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik, siapa pun pemimpinnya,” tegas Sumarno.

Penataan ASN berbasis kompetensi, lanjut Sumarno, menjadi kunci agar pelayanan publik tetap optimal dan kepercayaan masyarakat Kabupaten Pati terjaga.

Untuk diketahui, Pemprov Jateng telah menerapkan manajemen talenta sejak tahun 2021. Kebijakan ini diperkuat melalui Peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2021.

Bahkan sejak tahun 2022, Pemprov Jateng juga telah empat kali melakukan pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama berbasis manajemen talenta. Kala itu, sebanyak 27 pejabat mendapat promosi dan 28 pejabat mengalami mutasi sesuai kebutuhan organisasi.

“Beban jabatan dalam pemerintahan itu berat. Karena itu, harus diberikan kepada ASN yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk menjalankannya,” terang Sumarno.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menambahkan, manajemen talenta ASN menjadi strategi penting menjaga kesinambungan birokrasi daerah.

“Manajemen talenta menjadi strategi bagi kami untuk memastikan birokrasi Kabupaten Pati tetap profesional dan fokus melayani masyarakat,” imbuhnya.

Di lain sisi, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrullah, mengapresiasi Kabupaten Pati yang terus bergerak dan menunjukkan kemajuan, meski menghadapi berbagai tantangan.

“Kami melihat Kabupaten Pati terus bergerak dan berkembang. Sistem yang dibangun tetap bisa berjalan dengan baik, meskipun daerah ini sedang menghadapi musibah,” pungkas Zudan yang juga menjabat Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner