Suami Kejar Jambret yang Bahayakan Istri Malah jadi Tersangka, Ini Penjelasan Polresta Sleman

2 days ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Kasus kejar pelaku jambret di Sleman berujung tersangka masih terus didalami kepolisian. Belakangan, upaya mediasi yang dilakukan antara kubu Hogi Minaya dan Arsita Minaya dengan keluarga pelaku jambret yang tewas ternyata gagal.

Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, mediasi gagal karena mengacu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ada insiden senggolan antara mobil yang dikemudikan tersangka Hogi motor pelaku jambret.

"Kedua pelaku dikejar suami korban. Di mana dalam pengejaran tersebut terjadi beberapa kali senggolan antara mobil pelaku (Hogi) dengan motor. Dan terakhir, motor itu tertabrak dan kedua pelaku terpental sehingga meninggal di tempat," katanya.

Sekadar diketahui, penjambretan dialami Arsita di di Jembatan Janti pada 25 April 2025.

Kasus Jambret Disetop karena Pelaku Tewas

Edy menambahkan, untuk kasus jambret yang dilakukan pelaku disetop karena meninggal dunia. Sedangkan untuk kasus yang tewaskan pelaku jambret, dia mengklaim Satlantas Polresta Sleman sudah mengedepankan restorasi justice dengan memberi ruang kepada kedua belah pihak yang bersengketa untuk mediasi.

"Kami sudah menghubungi semua pihak untuk mengupayakan damai. Namun dalam beberapa kali komunikasi tidak menemukan titik temu. Sehingga kelanjutan kasus ini diteruskan ke proses hukum," ujarnya.

Kemudian, katanya, dengan dinaikkannya proses hukum tersebut maka dilakukanlah olah TKP termasuk mencari bukti CCTV dan meminta keterangan ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memperjelas alur hukumnya.

“Pemberkasan sudah sudah dinyatakan lengkap dan sudah serta kejaksaan. Selama penangganan hukum kasus ini kami tidak melakukan penahanan terhadap pelaku,” kata Kombes Edy.

Selain berkas, polisi juga sudah menyerahkan berbagai bukti dan tersangka langsung ke kejaksaan untuk menjalani proses pendaftaran sidang.

Korban Jambret Bantah Suaminya Tabrak Pelaku

Terpisah, Arsita sebagai saksi mata kasus kecelakaan antara suaminya dengan kedua pelaku jambret, menolak keras dan membantah ‘narasi’ suaminya sengaja menabrak kendaraan pelaku.

"Suami saya enggak nabrak, saat kejadian suami saya mepet kedua pelaku jambret hingga naik ke trotoar sebanyak tiga kali. Karena hilang kendali, jambretnya menabrak tembok pembatas dan terpental ke aspal hingga meninggal,” katanya.

Menurutnya, apa yang dilakukan Hogi suaminya adalah hal yang sangat wajar dilakukan semua pria ketika mengetahui istrinya dalam bahaya.

Ia berharap sebelum kasus ini tidak disidangkan, bisa diselesaikan secara damai. Namun bila harus diselesaikan lewat pengadilan, Arsita mengaku siap karena saat ini sudah banyak pihak yang siap membantu.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner