Pesta Berdarah di NTT, Pria Mabuk Dikeroyok Hingga Tewas

10 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Desa Laewomuda, Kecamatan Demong Pagong, Kabupaten Flores Timur. Seorang pria berinisial LMK tewas setelah menjadi korban penganiayaan dan pemukulan massal, Selasa 2 Juni 2026 sekitar pukul 22.00 WITA.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Flores Timur, Iptu Fardan Adi Nugroho membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus itu berawal dari perselisihan sepele saat berlangsungnya pesta pernikahan.

Perselisihan bermula saat suasana pesta berlangsung. Seorang anak yang masih berusia di bawah umur sedang merekam video untuk diunggah ke media sosial facebook. Saat merekam, sudut pengambilan gambar mengenai wajah korban berinisial LLK. Merasa tidak terima, LLK yang saat itu dipengaruhi minuman keras, langsung memukul anak yang sedang memegang ponsel tersebut.

Kejadian itu diketahui ayah anak itu beserta anggota keluarga lainnya yang turut hadir dalam pesta. Mereka merasa tersinggung atas perlakuan LLK, sehingga terjadilah adu mulut yang semakin memanas. Perselisihan yang awalnya hanya perkara kecil itu berubah menjadi tindakan kekerasan fisik yang melibatkan sejumlah orang.

Kondisi kedua belah pihak diperparah karena diduga korban maupun para pelaku berada dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras atau mabuk, sehingga emosi tidak lagi dapat dikendalikan.

Keributan memuncak saat korban keluar dari area tenda pesta. Terjadi pemukulan secara bersamaan hingga korban terjatuh dan menghembuskan napas terakhir tepat di tempat kejadian perkara.

"Korban dianiaya hingga tewas di tempat," ujarnya, Kamis 4 Juni 2026.

Mendapat laporan mengenai keributan yang memakan korban jiwa, tim penyidik dari Satreskrim Polres Flores Timur segera bergerak menuju lokasi. Sesampainya di lokasi kejadian, petugas berhasil melerai massa yang masih berkumpul dan langsung mengamankan tiga orang yang diduga kuat terlibat dalam pemukulan.

“Ketiga terduga pelaku berinisial SK, ASK, dan AGK. Meraka langsung kami amankan dan kini ditahan di Polres Flores Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap Iptu Fardan.

Pemeriksaan terhadap ketiga tersangka masih berlangsung intensif. Penyidik terus menggali informasi untuk mengungkap seluruh kronologi kejadian, mencari kemungkinan adanya pelaku tambahan yang terlibat, serta memastikan motif utama di balik peristiwa yang berujung maut tersebut.

"Masih pendalaman untuk mencari pelaku tambahan," ucapnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner