Liputan6.com, Lampung - Beny alias Ayung, terdakwa kasus pembunuhan sadis terhadap mantan istrinya, Tri Finalia, dituntut 19 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (4/6/2026).
Jaksa menilai Ayung terbukti melakukan pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP. Tuntutan tersebut dibacakan setelah rangkaian persidangan mengungkap sejumlah fakta yang memperkuat adanya unsur perencanaan dalam aksi pembunuhan yang menggemparkan warga Bandar Lampung tersebut.
"Untuk terdakwa kami tuntut 19 tahun penjara dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana," kata JPU Edman Putra Nuzulah usai sidang.
Menurut Edman, unsur perencanaan terlihat dari berbagai tindakan yang dilakukan terdakwa sebelum menghabisi nyawa korban. Mulai dari memarkir sepeda motor jauh dari lokasi kejadian, membawa pakaian ganti, hingga memutus kamera CCTV di rumah korban.
"Dari bukti-bukti yang ada, terdakwa memarkir motor jauh dari TKP, membawa baju salin, kemudian mempersiapkan dengan mematikan CCTV. Itu sudah merupakan bentuk perencanaan," ujarnya.
Jaksa juga menyebut tidak ada faktor yang meringankan secara signifikan dalam perkara tersebut. Selama proses hukum berlangsung, terdakwa dinilai tidak menunjukkan upaya meminta maaf kepada keluarga korban maupun memberikan bentuk empati lainnya.
"Hal yang meringankan praktis tidak ada. Paling hanya bersikap sopan selama persidangan," tegasnya.
Korban Alami Puluhan Luka Tusuk
Kasus ini bermula dari pembunuhan terhadap Tri Finalia (31), yang ditemukan tewas di rumahnya di Perumahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, pada 1 November 2025 dini hari.
Hasil autopsi tim forensik menunjukkan korban mengalami sedikitnya 63 luka tusuk akibat senjata tajam di sejumlah bagian tubuh, termasuk leher, dada, dan tangan. Selain itu ditemukan pula luka akibat benda tumpul setelah korban dipukul menggunakan batu cobek.
Dalam persidangan sebelumnya, kuasa hukum keluarga korban mengungkap jumlah luka yang ditemukan berdasarkan fakta persidangan mencapai lebih dari 70 luka. Bahkan terdapat keterangan yang menyebut total luka korban mencapai sekitar 74 hingga 78 luka jika seluruh sayatan dan luka terbuka dihitung.
Jaksa menilai tingkat kekerasan yang dilakukan terdakwa menunjukkan tindakan yang sangat brutal dan mengarah pada pembunuhan yang telah direncanakan. Hakim Soroti Unsur Perencanaan
Dalam fakta persidangan, terdakwa mengakui datang ke rumah korban sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan kunci cadangan yang masih dimilikinya setelah perceraian.
Ia juga mengakui memarkir motor sekitar 400 meter dari lokasi rumah korban, masuk melalui samping rumah, serta mencabut CCTV sebelum memasuki kamar korban yang saat itu sedang tidur.
Meski demikian, terdakwa bersikeras tidak memiliki niat awal untuk membunuh mantan istrinya. Ia mengklaim penusukan terjadi setelah terjadi pertengkaran dan korban disebut lebih dulu menyerangnya menggunakan pisau.
Namun, Majelis Hakim dalam persidangan menilai sejumlah tindakan terdakwa sebelum kejadian mengindikasikan adanya unsur perencanaan.
Selain memarkir kendaraan jauh dari lokasi, terdakwa juga diketahui membawa pakaian ganti dan menyembunyikannya sebelum masuk ke rumah korban.
Bahkan setelah pembunuhan terjadi, terdakwa sempat berupaya menjebol plafon rumah untuk menciptakan kesan seolah-olah ada orang lain yang masuk atau keluar dari lokasi kejadian.

1 day ago
11
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7929516/original/057504100_1780762908-IMG-20260606-WA0224.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7927230/original/057452700_1780760434-24981403-2faa-4136-9063-a626ce4d31ba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7926728/original/022423200_1780759656-1001335603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7921972/original/008525400_1780754421-IMG_20260605_195921.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2983070/original/094311900_1575206384-IMG_20191201_174408.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7912186/original/061345900_1780743260-1001334789.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7898852/original/049583200_1780728555-1002133434.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7839438/original/069090100_1780660583-IMG-20260605-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7829295/original/021615600_1780649173-1001331062.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7826802/original/097445000_1780646507-1001330802.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7824304/original/068308300_1780643519-IMG-20260512-WA0018_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7822210/original/082666000_1780641165-1001330526.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7755201/original/013318200_1780564266-IMG-20260601-WA0065_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7779879/original/014035800_1780592535-Viral_pria_nikahi_dua_perempuan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7772445/original/089876400_1780583792-716141.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7763178/original/052157400_1780573187-1000828383.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7764696/original/068310200_1780574706-IMG-20260604-WA0045.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6478238/original/078313300_1779338369-bikin-resah-warga-87-geng-motor-purwakarta-diciduk-polisi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6502227/original/018798800_1779358612-cabuli-bocah-3-tahun-mr-diciduk-polisi-di-rumah-kepala-desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7762437/original/035556900_1780572205-1001327783.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5046528/original/067015500_1733919669-20241211-Ojek_Pangkalan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498617/original/080547900_1770712309-Polisi_bongkar_gudang_miras_di_Makassar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511854/original/021153700_1771918936-mbg8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5197520/original/095088500_1745476635-IMG-20250424-WA0038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537833/original/008774200_1774468315-IMG-20260315-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498961/original/042561400_1770731612-Rieke_di_acara_RTD_Samarinda.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513879/original/091814800_1772074967-Potongan_video_WN_Ukraina_diduga_diculik_di_Bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500263/original/046163100_1770852465-keracunan_mbg_penajam_paser.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515159/original/013988600_1772163544-Penemuan_potongan_tubuh_di_Gianyar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7100399/original/041417000_1779882669-685298.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009429/original/017937800_1651117586-20220428-Mudik-Gratis-Kementerian-Perhubungan-Dirjen-Perhubungan-Darat-fanani-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513754/original/079309000_1772064124-John_Tobing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509994/original/069472800_1771813365-IMG-20260223-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501191/original/029485900_1770889140-Kapolres_Bima_Kota_AKBP_Didik_Putra_Kuncoro.webp)