Kronologi Polisi Aniaya Badut dan Kasih Uang Damai Rp 150 Ribu

12 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Aniaya Pengamen Lalu Damai Beri Rp 150 Buat Berobat, Polisi Tuban Tetap Disanksi

Pengamen dengan kostum badut di Tuban, Jawa Timur, mendapat perlakuan kasar dari seorang pemotor setelah keduanya tak sengaja bersenggolan. Video penganiayaan itu viral di media sosial.

Belakangan diketahui, pemotor adalah polisi yang berdinas di Polres Tuban. Peristiwa itu terjadi Rabu (3/6/2026) malam. Dalam rekaman video yang beredar, pengamen dengan kostum badut terlihat berusaha menyeberang jalan. Tetapi, ia tidak sengaja bersenggolan dengan seorang pengendara motor.

Insiden tak sengaja itu rupanya menyulut emosi pelaku. Pemotor sampai berputar arah untuk menghampiri pengamen badut. Saat itulah, kekerasan terjadi.

Video yang merekam kejadian tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memantik kemarahan masyarakat.

Biayai Berobat Rp 150 Ribu

Setelah kejadian itu viral di media sosial, keduanya sepakat berdamai. Polisi tersebut memberikan Rp 150 ribu buat biaya berobat pada korban. Pengamen asal Jawa Tengah itu juga disebut menerima perdamaian yang terjadi dan persoalan selesai.

"Kasusnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan pengendara juga telah memberikan ganti rugi atas kerugian yang dialami," kata Kasi Propam Polres Tuban, Iptu Abdul Latif Reksonegoro.

Mediasi antara korban dan pelaku terjadi di kantor polisi. Uang itu diberikan kepada korban sebagai ganti biaya berobat.

"Sudah berdamai keduanya sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan dan korban juga diberikan uang Rp 150 ribu," katanya.

Tetap Disidang Etik

Meski keduanya sepakat berdamai, Polres Tuban berjanji tetap memproses pelanggaran etik bagi polisi tersebut karena diduga melanggar peraturan.

"Tapi untuk pelanggaran kode etik polisi kita tetap proses," tegasnya.

Hal itu bentuk ketegasan pihaknya bahwa tidak ada polisi yang kebal hukum. Jika memang bersalah, propam akan menindak dan melakukan sidang.

Reporter: Erwin Yohanes/merdeka.com

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner