Panglima TNI Takziah ke Rumah Duka Kapten Zulmi, Janjikan Kenaikan Pangkat hingga Hak Keluarga

3 hours ago 2

Liputan6.com, Cimahi - Panglima TNI Agus Subiyanto mengunjungi rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Rabu (1/4/2026). Kedatangannya merupakan bentuk belasungkawa atas gugurnya Zulmi dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Zulmi diketahui menjadi satu dari tiga prajurit TNI yang meninggal dunia saat menjalankan tugas bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Senin, 30 Maret 2026. Ia gugur ketika menjalankan pengawalan kendaraan misi perdamaian.

Dalam kunjungan tersebut, Agus Subiyanto hadir didampingi sang istri, Evi Sophia Indra, dan disambut keluarga almarhum, termasuk istri Zulmi, Habibah Anggriani, ayahnya Iskandarudin, serta kerabat dekat.

Suasana haru menyelimuti rumah duka saat Evi Sophia memeluk Habibah yang kini harus melanjutkan hidup bersama dua anaknya tanpa kehadiran sang suami.

Di hadapan keluarga, Panglima TNI menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam sekaligus penghormatan atas dedikasi para prajurit yang gugur.

"Saya menyampaikan duka cita mendalam kepada prajurit-prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon," ujar Agus.

Ia menegaskan, negara akan memberikan seluruh hak yang menjadi kewajiban bagi prajurit yang gugur dalam tugas.

"Negara akan memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa kepada seluruh prajurit yang gugur, serta hak lainnya dari ASABRI sebesar Rp350 juta," katanya.

Selain santunan, pemerintah juga menyiapkan dukungan pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan. “Kami juga menyiapkan beasiswa untuk anak-anak sebesar Rp30 juta, dan pendidikan mereka akan menjadi perhatian hingga dewasa,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Agus memastikan hak finansial lainnya tetap diberikan kepada keluarga.

"Gaji akan tetap diberikan selama 12 bulan penuh sebesar 100 persen, dan tabungan hari tua dihitung sesuai masa dinas di militer," jelasnya.

Terkait proses pemulangan jenazah, Panglima menyebut saat ini tengah diurus oleh pihak terkait. “Untuk pemulangan jenazah, saat ini sedang diurus dan akan segera dibawa kembali ke Indonesia,” tambahnya.

Selain Kapten Zulmi, dua prajurit TNI lain yang turut gugur dalam insiden tersebut adalah Farizal Rhomadhon dan Muhammad Nur Ichwan.

Sementara itu, prajurit lain yang mengalami luka dalam kejadian tersebut telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

"Sementara prajurit lain yang terluka sudah dirawat dengan baik di rumah sakit. Kita doakan semuanya segera pulih," tutup Agus.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner