Cerita Pemudik Terjebak Macet Horor Jambi-Palembang 12 Jam

10 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah mulai terasa di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (16/3/2026). Sejumlah pemudik dari Pulau Sumatera mengaku sempat terjebak kemacetan parah di jalur lintas Jambi menuju Palembang, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Pulau Jawa.

Salah satu pemudik, Ramdani, mengaku perjalanan menuju Lampung tidak sepenuhnya mulus. Ia dan rombongan sempat terjebak kemacetan panjang di jalur lintas Sumatera, tepatnya pada ruas Jambi-Palembang, Senin (16/3/2026) pagi.

Ramdani mengatakan, kemacetan tersebut membuat waktu tempuh perjalanan membengkak drastis. Jika biasanya perjalanan hanya memakan waktu sekitar tiga jam, kali ini ia harus menempuh hingga 12 jam.

“Biasanya tiga jam dari Jambi ke Palembang, tapi kemarin sampai 12 jam karena macet panjang,” kata Ramdani saat ditemui di Pelabuhan Bakauheni.

Setelah tiba di Palembang, perjalanan menuju Bakauheni disebutnya jauh lebih lancar. Hal itu karena ia melanjutkan perjalanan melalui Jalan Tol Trans-Sumatera, yang dinilai mempercepat waktu tempuh sekaligus menghindari kepadatan kendaraan di jalur arteri.

“Dari Palembang ke Bakauheni lancar karena lewat tol,” ujarnya.

Ia menuturkan kemacetan di ruas Jambi-Palembang dipicu berbagai faktor, mulai dari kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang, hingga padatnya kendaraan berat seperti truk logistik. Situasi diperparah dengan adanya kendaraan mogok dan kecelakaan di sejumlah titik.

“Jalannya banyak lubang dan bergelombang, ditambah truk besar seperti fuso dan tronton yang konvoi. Ada juga kendaraan mogok dan kecelakaan,” jelasnya.

Sementara itu, data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menunjukkan lonjakan jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa.

Berdasarkan catatan Posko Bakauheni selama 24 jam pada periode 15 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB atau H-6 Lebaran, total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 46.641 orang.

Jumlah tersebut meningkat 14,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 39.708 penumpang.

Selain penumpang, pergerakan kendaraan juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 5.996 unit sepeda motor dan 10.705 kendaraan roda empat telah menyeberang ke Pulau Jawa. Sementara itu, kendaraan logistik yang melintas terdiri dari 2.237 unit truk dan 852 unit bus.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner