Rel Kereta Sepanjang 1,5 Km di Lampung Dicuri, Kerugian Rp 1,4 M

13 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mengapresiasi Polres Way Kanan yang berhasil mengungkap kasus pencurian rel kereta api dengan nilai kerugian mencapai Rp 1,463 miliar. KAI menilai aksi tersebut menjadi ancaman serius terhadap keselamatan operasional perjalanan kereta api.

Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari mengatakan pengungkapan kasus itu merupakan hasil sinergi antara Polsuska KAI dan Satreskrim Polres Way Kanan. Koordinasi dilakukan sejak laporan pencurian diterima hingga pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap.

Aksi pencurian terjadi di jalur KM 169+100 hingga KM 170+000 di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga mencuri rel kereta api sepanjang sekitar 1.540 meter dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,463 miliar.

"KAI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Way Kanan atas gerak cepat dan profesionalisme dalam mengungkap kasus pencurian aset perkeretaapian ini. Keberhasilan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan aset negara serta mendukung keselamatan operasional perjalanan kereta api," kata Zaki, Kamis (16/7/2026).

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap dua tersangka, Isa Ismail dan Ravi Virnando, warga Desa Tanjung Raja Giham, Kecamatan Blambangan Umpu.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa tabung gas LPG 3 kilogram, selang las pemotong rel, kunci inggris, sarung tangan, meteran, dan potongan rel kereta api yang diduga hasil pencurian.

Zaki menegaskan rel dan seluruh prasarana perkeretaapian merupakan aset vital nasional yang berperan penting dalam mendukung operasional kereta api. Karena itu, setiap aksi pencurian maupun perusakan dapat berdampak langsung pada keselamatan perjalanan kereta.

"KAI tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap bentuk pencurian maupun vandalisme terhadap aset perkeretaapian. Kami akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas setiap pelaku sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

KAI Divre IV Tanjungkarang juga mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan jalur kereta api dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar rel maupun fasilitas perkeretaapian.

"Kami berharap sinergi antara KAI, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga keamanan aset negara tetap terjaga dan operasional kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan lancar," tutup Zaki.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner