Viral Polisi Dilempari Batu Saat Tangkap Buronan di Pesta Pernikahan

12 hours ago 5

Liputan6.com, Lampung - Video yang memperlihatkan kericuhan saat proses penangkapan seorang daftar pencarian orang (DPO) kasus begal di tengah pesta pernikahan viral di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah warga tampak menghalangi petugas hingga terjadi aksi saling dorong dan pelemparan yang membuat buronan berhasil melarikan diri.

Video berdurasi sekitar dua menit yang diterima Liputan6.com memperlihatkan suasana pesta pernikahan di Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (2/6/2026).

Saat petugas berpakaian preman berupaya mengamankan seorang DPO begal yang hadir di lokasi, suasana mendadak ricuh. Puluhan warga terlihat mengerumuni petugas dan melontarkan protes karena penangkapan dilakukan di tengah keramaian acara hajatan.

Dalam rekaman tersebut, seorang warga terdengar menyampaikan keberatan atas cara penangkapan yang dinilai membahayakan pengunjung pesta.

"Kalau mau menangkap silakan, tapi jangan di tempat keramaian. Banyak yang luka, anak kecil juga ada yang terkena injakan," ujar warga dalam video yang beredar.

Kericuhan membuat acara pernikahan terganggu. Beberapa warga mengaku panik karena terjadi aksi kejar-kejaran di tengah kerumunan tamu undangan.

Warga dan Keluarga Pelaku Serang Petugas

Menanggapi video yang viral tersebut, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon membenarkan adanya upaya penangkapan terhadap seorang DPO kasus begal yang telah lama menjadi target pencarian polisi.

Menurut Charles, momentum penangkapan dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi keberadaan pelaku di lokasi hajatan tersebut.

"Pelaku merupakan residivis kasus begal yang sudah lama buron. Saat itu anggota melihat keberadaannya dan langsung berupaya melakukan penangkapan," kata Charles kepada Liputan6.com, Kamis (4/6/2026).

Namun, proses penangkapan mendapat perlawanan dari sejumlah warga dan keluarga pelaku. Bahkan, anggota kepolisian disebut menjadi sasaran lemparan batu dan kursi.

"Ada masyarakat yang menghalangi proses penangkapan. Bukannya membantu, justru menyerang anggota dengan melempari batu dan kursi sehingga pelaku berhasil kabur," ungkapnya.

Akibat insiden itu, beberapa anggota polisi dilaporkan mengalami luka-luka akibat terkena lemparan benda keras. DPO Begal Bersenjata Tajam Charles menjelaskan, pelaku yang hendak ditangkap merupakan tersangka kasus begal yang dalam aksinya menggunakan senjata tajam.

Identitas dan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana tersebut telah diperkuat melalui rekaman CCTV yang dikantongi penyidik.

"Bukti CCTV sudah ada. Pelaku melakukan aksinya menggunakan senjata tajam. Kami sudah lama mencarinya dan kemarin terlihat sehingga langsung akan diamankan," jelasnya.

Meski sempat terkepung petugas, DPO tersebut akhirnya berhasil meloloskan diri saat kericuhan terjadi. Saat ini polisi masih melakukan pengejaran dan mendalami dugaan adanya pihak-pihak yang sengaja menghalangi proses penegakan hukum.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner