Video Hisap Vape Narkoba Sampai Teler Viral di Medsos, Kompol DK Dipatsus

10 hours ago 4

Liputan6.com, Medan - Polda Sumut melalui Bid Propam bergerak kilat merespons video viral di media sosial terkait dugaan penyalahgunaan narkotika oleh seorang Perwira Menengah (Pamen) berinisial Kompol DK.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyebut, Kompol DK, oknum perwira yang berada dalam video viral itu kini resmi dijebloskan ke Penempatan Khusus (Patsus). Langkah tegas ini diambil untuk menjaga akuntabilitas dan mempermudah proses pemeriksaan intensif terhadap oknum tersebut.

Ferry juga mengatakan, dalam pemeriksaan awal, Kompol DK mengakui bahwa sosok dalam video tersebut adalah dirinya. Namun, ia memberikan klarifikasi terkait konteks kejadian yang diklaim terjadi pada tahun 2025. Saat itu, Kompol DK mengaku sedang menjalankan tugas penegakan hukum narkotika yang melibatkan informan.

"Yang bersangkutan berdalih aktivitas tersebut berkaitan dengan penyelidikan. Namun, keterangan ini masih kami dalami untuk memastikan apakah sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (SOP) atau tidak," ungkap Kombes Ferry, Kamis (30/4/2026).

Meski Kompol DK memberikan pembelaan terkait tugas penyamaran, Polda Sumut menyoroti aspek etika profesi. Tindakan yang terekam dalam video tersebut dinilai melanggar etika kesopanan yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap anggota Polri.

Sebagai langkah pembuktian secara ilmiah, Bid Propam telah melakukan serangkaian uji laboratorium. Hasil tes urine dinyatakan negatif, sementara tes darah dan rambut masih menunggu hasil analisis lanjutan dari laboratorium forensik.

Polda Sumut memastikan proses hukum dan etik ini berjalan secara terbuka. Selain menahan Kompol DK di Patsus, penyidik juga akan memanggil saksi-saksi lain yang terlihat dalam video guna menyusun kronologi peristiwa yang utuh.

"Kami memastikan proses ini berjalan transparan. Apabila ditemukan pelanggaran, baik disiplin maupun kode etik, tentu akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku," ungkapnya.

Polda Sumut juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mencerna informasi di ruang digital dan menunggu hasil resmi dari gelar perkara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner